Usai Di-reshuffle Prabowo, Purbaya Buka Suara soal Isu Gesekan di Kemenkeu

Genvoice.id | 17 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara mengenai isu adanya perselisihan atau gesekan di internal Kementerian Keuangan setelah dirinya dicopot dari jabatan Menkeu dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Purbaya menegaskan pergantian dirinya oleh Suahasil Nazara merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto dan tidak berkaitan dengan konflik di lingkungan Kemenkeu.

Purbaya menyampaikan pernyataan tersebut setelah menghadiri serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Rabu (16/9/2026). Ia menyebut pergantian menteri merupakan bagian dari kewenangan presiden sehingga tidak perlu dikaitkan dengan isu perselisihan internal.

"Gesekan sih tidak ada. Yang jelas itu (pergantian menteri) adalah hak prerogatif presiden," tegas Purbaya.

Purbaya juga mengaku telah memperhitungkan kemungkinan dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan sebelum keputusan reshuffle diumumkan secara resmi oleh Istana. Menurutnya, perubahan posisi dalam kabinet merupakan dinamika yang dapat terjadi dalam pemerintahan.

Purbaya Pilih Mancing Usai Tak Lagi Jadi Menkeu

Setelah tidak lagi menduduki kursi Menteri Keuangan, Purbaya mengungkapkan dirinya belum memiliki keinginan untuk kembali menjadi pejabat di pemerintahan. Ia justru memilih menikmati waktu luang dengan melakukan kegiatan sederhana di rumah.

"Nggak (mau jadi pejabat lagi). Saya mau memancing saja di belakang rumah," kelakar Purbaya sembari tertawa di hadapan awak media.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah proses serah terima jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya kepada Suahasil Nazara. Purbaya sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak September 2025 sebelum akhirnya digantikan Suahasil dalam reshuffle kabinet pada September 2026.

Isu mengenai adanya konflik internal Kemenkeu juga dibantah oleh Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama. Ia secara singkat menyatakan kabar mengenai perpecahan di antara pejabat Kementerian Keuangan tidak benar.

"Kata siapa? Nggak benar itu," ujar Djaka.

Djaka juga menyampaikan harapan agar Menteri Keuangan yang baru dapat melanjutkan pengelolaan keuangan negara dan menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Suahasil Nazara sendiri memiliki pengalaman panjang di Kementerian Keuangan sebelum kembali dipercaya mengisi posisi Menkeu.

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya

Serah terima jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara berlangsung pada Selasa (15/9/2026). Prosesi tersebut digelar sehari setelah Suahasil dilantik di Istana Negara berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026.

Suahasil kemudian menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelum Suahasil, posisi tersebut ditempati Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menjabat sejak September 2025.

Suahasil bukan nama baru di lingkungan Kementerian Keuangan karena sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Ia telah menduduki posisi tersebut sejak era Presiden Joko Widodo dan kembali dipercaya dalam pemerintahan Prabowo sebelum akhirnya diangkat sebagai Menteri Keuangan.

Dengan pengalaman tersebut, Suahasil kini melanjutkan tugas sebagai bendahara negara sekaligus meneruskan berbagai pekerjaan yang sebelumnya dijalankan Purbaya. Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika pemerintahan setelah Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet pada September 2026.

Sementara itu, Purbaya memilih menjalani aktivitas di luar pemerintahan setelah tidak lagi menjabat sebagai Menkeu. Pernyataannya mengenai tidak adanya gesekan di Kemenkeu sekaligus menjadi penegasan bahwa pergantian posisi tersebut menurut dirinya merupakan kewenangan Presiden Prabowo.