Kenapa Rambut Bisa Beruban, Ini yang Terjadi pada Rambut!

Genvoice.id | 17 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Rambut yang berubah menjadi putih atau abu-abu merupakan bagian dari perubahan yang dapat terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, uban tidak selalu hanya muncul pada orang yang sudah lanjut usia. Sebagian orang dapat menemukan beberapa helai rambut putih ketika masih relatif muda.

Lantas, kenapa rambut bisa kehilangan warna? Ternyata, perubahan tersebut berkaitan dengan pigmen yang diproduksi oleh tubuh di dalam folikel rambut.

Warna Rambut Berasal dari Melanin

Warna alami rambut ditentukan oleh pigmen yang disebut melanin. Pigmen ini diproduksi oleh sel khusus yang terdapat di dalam folikel rambut.

Jumlah dan jenis melanin yang dihasilkan turut menentukan apakah rambut seseorang terlihat hitam, cokelat, pirang, atau memiliki warna lainnya.

Pada rambut yang masih memiliki produksi melanin cukup banyak, warna rambut akan terlihat lebih jelas.

Apa yang Terjadi Saat Rambut Mulai Beruban?

Seiring waktu, aktivitas sel penghasil pigmen di dalam folikel rambut dapat berkurang. Ketika produksi melanin semakin sedikit, rambut yang tumbuh kemudian memiliki warna yang lebih pucat.

Jika produksi pigmen berhenti atau sangat berkurang, rambut baru dapat terlihat putih atau abu-abu.

Jadi, uban bukan sebenarnya "berubah warna" setelah keluar dari kulit kepala. Rambut yang sudah tumbuh pada dasarnya merupakan bagian yang tidak lagi hidup. Perubahan warna terutama terjadi karena berkurangnya pigmen pada rambut baru yang tumbuh dari folikel.

Kenapa Uban Lebih Sering Muncul Seiring Usia?

Penuaan merupakan salah satu faktor utama yang berkaitan dengan munculnya uban.

Ketika usia bertambah, sel-sel yang bertanggung jawab terhadap produksi pigmen dapat mengalami perubahan. Kemampuan folikel untuk menghasilkan melanin juga dapat berkurang secara bertahap.

Akibatnya, rambut yang tumbuh perlahan kehilangan warna aslinya.

Namun, kapan seseorang mulai beruban dapat berbeda-beda. Ada orang yang baru memiliki uban setelah usia tertentu, sementara orang lain mulai melihatnya lebih awal.

Faktor Genetik Juga Berpengaruh

Genetik memiliki peran besar dalam menentukan kapan seseorang mulai memiliki uban.

Jika orang tua atau anggota keluarga mengalami uban lebih awal, kemungkinan seseorang mengalami pola yang serupa juga dapat meningkat.

Itulah sebabnya dua orang dengan usia yang sama belum tentu memiliki jumlah uban yang sama. Faktor keturunan dapat membuat proses tersebut terjadi lebih cepat atau lebih lambat.

Apakah Stres Bisa Menyebabkan Uban?

Stres sering disebut sebagai penyebab rambut beruban. Hubungan antara stres dan perubahan warna rambut memang telah menjadi bahan penelitian, tetapi munculnya uban tidak dapat dijelaskan hanya dengan faktor stres.

Proses penuaan dan faktor genetik tetap memiliki peran penting.

Penelitian mengenai hubungan stres dengan perubahan sel pigmen menunjukkan bahwa kondisi stres tertentu dapat memengaruhi proses biologis yang berkaitan dengan pigmentasi rambut. Namun, bukan berarti setiap kali seseorang mengalami stres, rambutnya akan langsung berubah menjadi putih.

Kenapa Rambut Uban Terlihat Berbeda?

Selain kehilangan pigmen, rambut yang beruban juga dapat memiliki karakteristik yang terasa berbeda. Pada sebagian orang, rambut putih terasa lebih kasar, kering, atau sulit diatur.

Perbedaan tersebut dapat berkaitan dengan perubahan yang terjadi pada folikel dan struktur rambut seiring bertambahnya usia.

Namun, kondisi rambut setiap orang tetap berbeda sehingga tidak semua orang akan mengalami perubahan tekstur yang sama.

Apakah Uban Bisa Kembali Hitam?

Dalam kondisi tertentu, perubahan warna rambut dapat bersifat dinamis, tetapi uban yang muncul akibat proses penuaan umumnya tidak kembali menjadi hitam secara alami.

Jika sel penghasil pigmen di folikel sudah kehilangan kemampuannya menghasilkan melanin, rambut baru yang tumbuh akan tetap kehilangan warna.

Karena itu, rambut putih yang sudah muncul biasanya akan terus tumbuh dengan warna tersebut.

Pada akhirnya, uban muncul terutama karena berkurangnya produksi melanin di dalam folikel rambut. Proses tersebut dipengaruhi oleh usia, faktor genetik, dan berbagai mekanisme biologis lainnya.

Jadi, menemukan beberapa helai uban tidak selalu berarti seseorang sudah tua. Waktu munculnya uban dapat berbeda pada setiap orang karena tubuh dan faktor genetik masing-masing juga berbeda.