Khamzat Chimaev Hancurkan Dricus du Plessis, Rebut Sabuk Juara Kelas Menengah UFC 319
JAKARTA, GENVOICE.ID - Khamzat Chimaev akhirnya mencapai puncak kariernya setelah merebut gelar juara kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC) dalam laga utama UFC 319 di Chicago, Amerika Serikat, Minggu waktu Indonesia. Petarung asal Chechnya itu tampil dominan sepanjang lima ronde untuk menumbangkan sang juara bertahan, Dricus du Plessis.
Pertarungan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Chimaev langsung menekan dengan serangan keras yang memaksa Dricus lebih banyak bertahan. Meski petarung asal Afrika Selatan itu mencoba bangkit di akhir laga, upayanya tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Chimaev berulang kali menjatuhkan Dricus ke kanvas dan menghajarnya lewat permainan ground yang superior. Dominasi itu membuat Dricus hampir tidak memiliki kesempatan membangun serangan ofensif. Pada akhirnya, para juri sepakat memberikan skor telak 50-44 untuk Chimaev yang resmi dinobatkan sebagai juara baru kelas menengah UFC.
"Saya menghormati pria itu. Satu-satunya juara yang berani menyebut namaku. Dia punya hati besar. Seekor singa sejati, seorang Afrika singa sejati," kata Chimaev usai pertarungan sebagaimana dikutip dari laman resmi UFC.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Chimaev menjadi 15-0. Ia mengaku tidak pernah merencanakan strategi khusus setiap kali bertarung, hanya masuk ke arena dan melakukan hal yang sama seperti di sesi latihan. Hasilnya, sabuk emas kelas menengah kini resmi berada di pinggangnya.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Dricus du Plessis. Catatan profesionalnya kini menjadi 22 kemenangan dan tiga kekalahan. Ini juga merupakan kekalahan pertama Dricus sejak debutnya di UFC pada 2020.
Sebelumnya, Dricus merebut sabuk kelas menengah pada 2024 setelah menang angka terbelah atas Sean Strickland di UFC 297. Ia bahkan berhasil mempertahankan gelar dengan kemenangan submission atas Israel Adesanya di UFC 305 pada Agustus 2024. Dominasi itu semakin ia kukuhkan saat kembali mengalahkan Strickland lewat angka mutlak di UFC 312 pada Februari 2025. Namun, semua catatan gemilang itu akhirnya terhenti di tangan Khamzat Chimaev.
Dengan kemenangan besar di Chicago, Chimaev kini berdiri di puncak divisi kelas menengah UFC, membuka era baru yang penuh tantangan bagi para penantang berikutnya.