Thomas Tuchel Blak-blakan Sebut Tak Ada yang Ingin Main Perebutan Juara 3 Piala Dunia
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pertandingan perebutan tempat ketiga di Piala Dunia memang selalu memunculkan perdebatan. Banyak yang menganggap laga tersebut kurang bergengsi karena kedua tim sama-sama gagal mencapai partai final. Hal itu juga dirasakan pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, yang secara terbuka mengungkapkan pendapatnya jelang duel melawan Prancis di Piala Dunia 2026.
Gen, menurut Tuchel, baik skuad Inggris maupun Prancis sebenarnya memiliki tujuan yang sama sejak awal turnamen, yakni tampil di final dan memperebutkan gelar juara dunia. Karena itu, pertandingan perebutan posisi ketiga dinilai tidak pernah menjadi target utama para pemain.
Meski mengakui atmosfer pertandingan berbeda dibanding final, pelatih asal Jerman itu memastikan The Three Lions tetap akan tampil profesional dan memberikan performa terbaik saat menghadapi Les Bleus.
Thomas Tuchel Sebut Pemain Lebih Ingin Tampil di Final
Inggris harus mengubur mimpi menjadi juara dunia setelah kalah tipis 1-2 dari Argentina pada babak semifinal. Di sisi lain, Prancis juga gagal melaju ke partai puncak usai takluk 0-2 dari Spanyol.
Hasil tersebut mempertemukan kedua tim dalam laga perebutan peringkat ketiga yang akan digelar pada Minggu (19/7) dini hari WIB.
Menjelang pertandingan itu, Thomas Tuchel mengaku tak ada pemain yang benar-benar bersemangat memainkan laga tersebut karena semua berharap bisa tampil di final.
"Tidak ada satu pun pemain kami maupun pemain Prancis yang ingin memainkan pertandingan ini. Mereka semua ingin bermain di final," ujar Tuchel yang dikutip Goal International.
Pelatih berusia 52 tahun itu juga menegaskan Inggris akan tetap menjalani pertandingan dengan penuh tanggung jawab, meski kondisi tim sedikit kurang menguntungkan karena memiliki waktu pemulihan lebih singkat dibanding Prancis.
"Kami sudah memberikan segalanya untuk mencapai itu. Semua orang datang ke Piala Dunia untuk menjadi juara, tetapi inilah kenyataannya. Kami memiliki satu hari waktu pemulihan lebih sedikit dibandingkan Prancis, tetapi kami tetap akan menjalaninya secara profesional."
Tetap Bangga Meski Gagal ke Final
Walau kecewa gagal membawa Inggris melangkah ke partai puncak, Tuchel mengingatkan bahwa pencapaian hingga semifinal tetap layak diapresiasi. Menurutnya, banyak negara besar justru sudah tersingkir lebih awal sehingga keberhasilan mencapai empat besar bukan hal yang bisa dianggap remeh.
Namun, ia memahami bahwa hasil tersebut belum cukup memuaskan bagi publik maupun dirinya sendiri karena ekspektasi terhadap Timnas Inggris sangat tinggi.
"Kami harus menunggu empat tahun lagi untuk bermain di Piala Dunia berikutnya. Mencapai semifinal tentu merupakan sebuah pencapaian. Banyak negara besar tersingkir sebelum mencapai fase ini," ujar Tuchel.
Meski begitu, mantan pelatih Chelsea itu mengakui situasi saat ini membuat pencapaian tersebut belum terasa berarti.
"Namun, saat ini tidak ada yang ingin mendengar hal itu, termasuk saya sendiri, karena kami memiliki tuntutan yang sangat tinggi terhadap diri kami," pungkas Tuchel.
Kini, Inggris akan mencoba menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif saat menghadapi Prancis. Meski bukan laga final yang diimpikan, duel perebutan peringkat ketiga tetap menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk mengakhiri turnamen dengan kemenangan.