X Rilis Fitur XChat: Elon Musk Siap Saingi WhatsApp & Telegram, Ini Bocoran Lengkapnya!

Genvoice.id | 17 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Karena sekarang Elon Musk resmi meluncurkan fitur chatting anyar bernama XChat di platform X (dulu dikenal sebagai Twitter). Fitur ini jadi langkah serius Musk buat ubah X jadi super-app ala WeChat yang punya semuanya - dari media sosial, chatting, sampai layanan finansial!

Fitur ini baru bisa diakses sebagian pengguna X Premium, alias mereka yang udah bayar. Tapi tenang, walaupun masih versi beta, XChat udah cukup bikin heboh karena fitur-fiturnya jauh lebih canggih dibanding Direct Message (DM) lama di Twitter.

Menurut laporan dari TechCrunch, beberapa pengguna berbayar udah nyicipin XChat lebih dulu. Bahkan, peneliti aplikasi Nima Owji mengonfirmasi sistemnya udah siap banget untuk rilis massal. Jadi, ini bukan wacana doang.

Apa aja sih yang ditawarin XChat?

Dari tampilannya, XChat lebih mirip aplikasi chatting modern ketimbang sekadar fitur di medsos. Nih Gen, beberapa fitur utamanya:

  • Enkripsi gaya Bitcoin, alias perlindungan ekstra buat privasi chat kamu

  • Pesan bisa hilang otomatis setelah dibaca, cocok buat yang suka chatting rahasia

  • Bisa bikin grup chat, tandain pesan belum dibaca, sampe kirim file dengan format yang lebih beragam

  • Ada PIN 4 digit buat keamanan ganda

  • Dan yang paling bikin heboh: Panggilan video & suara tanpa perlu kasih nomor HP

Fitur ini tentu bikin kamu gak perlu ribet kasih nomor ke orang baru, tapi tetap bisa ngobrol bebas lewat panggilan suara atau video. Canggih banget, kan?

Tapi bukan Elon Musk namanya kalau gak bikin kontroversi. Istilah "Bitcoin style encryption" sempat dipertanyakan sejumlah ahli. Soalnya, belum jelas seberapa aman sistem ini dibanding pesaingnya kayak WhatsApp atau Signal yang udah terbukti punya end-to-end encryption beneran. Ada yang bilang, istilah ini lebih ke branding doang buat menarik perhatian.

Selain itu, karena fitur ini baru tersedia untuk pengguna Premium, masih ada kesan eksklusif yang bisa jadi bikin pengguna gratisan merasa kurang dilibatkan. Belum lagi, reputasi X sempat turun gara-gara masalah bug dan kebocoran data di masa lalu. Jadi, kepercayaan pengguna masih harus dibangun lagi, Gen.

Meski begitu, Elon Musk yakin banget sama masa depan XChat. Ia bilang, sistem ini ditulis ulang total pake bahasa pemrograman Rust dengan arsitektur baru. Tujuannya? Bikin XChat bukan cuma nambahin fitur kosmetik, tapi bikin platform X jadi aplikasi super lengkap: media sosial, chatting, bayar-bayaran, bahkan kencan online!

Oh ya, XChat juga datang berbarengan dengan dihentikannya fitur DM terenkripsi lama yang sempat diuji coba sejak 2023. Jadi bisa dibilang, ini semacam ganti baju total buat fitur perpesanan X.

Sekarang tinggal nunggu aja, kapan fitur ini bakal dibuka buat semua pengguna, dan gimana X bakal ngebedain pengalaman chatting buat yang gratisan dan yang premium. Yang jelas, WhatsApp dan Telegram bisa mulai waspada dari sekarang, karena Musk gak main-main buat geser posisi mereka.

Jadi, kamu tim nunggu atau langsung langganan X Premium, Gen?