Viral! Detik-Detik Pengendara Tusuk Polisi di Depan Polres Bengkulu Tengah Terekam CCTV
JAKARTA, GENVOICE.ID - Suasana mendadak mencekam di depan Mapolres Bengkulu Tengah, Senin (14/7/2025), saat seorang pengendara motor nekat menyerang polisi menggunakan pisau. Aksi itu terekam jelas dalam CCTV dan viral di media sosial. Insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat Satlantas Polres Bengkulu Tengah menggelar Operasi Patuh Nala 2025. Dalam rekaman yang beredar, seorang pria mengendarai motor Honda Beat tanpa pelat nomor terlihat dihentikan petugas. Namun, bukannya berhenti dan diperiksa, pria tersebut justru menunjukkan gelagat mencurigakan.
Tiba-tiba, ia mencabut sebilah pisau dari pinggang dan mengayunkannya ke arah salah satu polisi yang berjaga. Petugas langsung sigap menghindar dan melakukan langkah pengamanan cepat. Situasi di lokasi pun sempat kacau akibat aksi brutal tersebut. Setelah melakukan penyerangan, pelaku langsung melarikan diri ke arah perkebunan di samping kantor polisi. Tim gabungan dari Polres Bengkulu Tengah kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku sekitar satu jam kemudian tanpa perlawanan berarti.
Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, memberikan keterangan resmi tak lama setelah kejadian. Ia memuji respons cepat anggotanya dan memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
"Petugas kami sudah bertindak dengan sangat profesional. Pelaku berhasil dilumpuhkan tanpa kekerasan, dan situasi tetap aman serta kondusif," ujar AKBP Totok Handoyo dalam unggahan resmi akun Instagram @polresbenteng, dikutip Kamis (17/7).
Aksi penyerangan ini menuai reaksi beragam dari masyarakat. Banyak yang mengecam tindakan pelaku yang dianggap sangat membahayakan keselamatan petugas, sementara sebagian lain penasaran dengan motif sebenarnya di balik aksi nekat itu. Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki lebih lanjut latar belakang pelaku dan alasan di balik serangan tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas polisi di lapangan penuh risiko, dan penting bagi masyarakat untuk tetap kooperatif saat pemeriksaan demi keamanan bersama.
Apa sebenarnya yang membuat pelaku begitu panik dan nekat menyerang aparat bersenjata hanya karena razia lalu lintas? Jawabannya masih ditelusuri pihak berwajib. Kejadian ini menjadi pengingat tugas polisi di lapangan penuh risiko dan tak bisa dianggap remeh.