UEFA Hukum Klub Montenegro Arsenal Tivat, Diskors 10 Tahun dari Kompetisi Eropa, Pemain dan Direktur Dilarang Seumur Hidup
JAKARTA, GENVOICE.ID - Badan Disipliner UEFA menjatuhkan sanksi berat kepada klub Montenegro FK Arsenal Tivat berupa larangan bertanding di seluruh kompetisi Eropa selama 10 tahun, menyusul kasus pengaturan skor di ajang kualifikasi UEFA Conference League 2023/2024. Hukuman ini juga disertai larangan seumur hidup bagi seorang pemain dan direktur olahraga klub tersebut, seperti dilaporkan The Athletic, Rabu (16/7).
Dilansir dari Antara, UEFA menyatakan delapan pemain dan ofisial melanggar Pasal 11 (prinsip umum perilaku) serta Pasal 12 (integritas pertandingan dan pengaturan skor) terkait dua leg pertandingan melawan klub Armenia Alashkert FC pada Juli 2023.
Pemain Arsenal Tivat, Nikola Celebic, dan direktur olahraga Ranko Krgovic dijatuhi hukuman larangan seumur hidup untuk terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola. Sementara itu, Cetko Manojlovic, Radule Zivkovic, dan Dusan Puletic dilarang bermain selama 10 tahun. Saat ini, hanya Manojlovic yang masih memperkuat klub tersebut.
UEFA juga menghukum dua ofisial dari klub Serbia FK Radnicki Obrenovac: Milan Vignjevic (larangan 10 tahun) dan Goran Janjusevic (enam tahun). Seorang individu lain, Christos Psomiadis, menerima larangan delapan tahun.
Selain larangan, UEFA menjatuhkan denda sebesar 500.000 pound sterling (sekitar Rp9,4 miliar) kepada Arsenal Tivat. UEFA juga telah meminta FIFA untuk memperluas larangan ini ke seluruh dunia agar berlaku secara global.
Kasus ini mencuat setelah pertandingan leg kedua antara Arsenal Tivat dan Alashkert, yang berakhir 6-1 untuk kemenangan Alashkert, dilaporkan karena pola taruhan yang mencurigakan. Leg pertama sebelumnya berakhir imbang 1-1, namun Alashkert tersingkir di babak berikutnya.
Hingga kini, kedua klub belum memberikan komentar resmi.