Trump Turunkan Tarif Barang Indonesia Jadi 19 Persen Usai Bertemu Presiden Prabowo
JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu mengumumkan bahwa semua barang dari Indonesia yang masuk ke AS kini akan dikenakan tarif sebesar 19 persen. Kebijakan ini diumumkan usai pertemuannya secara langsung dengan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.
"Indonesia akan membayar tarif 19% kepada Amerika Serikat untuk seluruh barang yang mereka ekspor kepada kami," tulis Trump, dikutip dariANTARA News, Kamis (17/7).
Tarif baru ini merupakan penurunan dari angka awal sebesar 32 persen yang diumumkan Trump pada April lalu, menunjukkan bahwa upaya Indonesia untuk menegosiasikan ulang ketentuan tersebut setidaknya membuahkan hasil sebagian.
Sebelum pengumuman terbaru ini, Trump bersikeras mempertahankan tarif 32 persen, meski kedua negara telah terlibat dalam negosiasi intensif. Dalam surat tertanggal 7 Juli yang dikirimkan dari Gedung Putih kepada Presiden Prabowo, Trump kembali menegaskan pendiriannya.
Namun, setelah pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, dengan pejabat Amerika - termasuk Menteri Perdagangan dan Perwakilan Dagang AS - pada 9 Juli, Washington sepakat untuk menunda penerapan tarif tersebut selama tiga minggu guna memberi waktu untuk pembicaraan lanjutan.
Selain pengumuman soal penyesuaian tarif, Trump juga menyatakan bahwa ekspor Amerika Serikat ke Indonesia akan dibebaskan dari hambatan tarif maupun non-tarif.
Ia menambahkan bahwa Indonesia telah sepakat untuk menerapkan tarif 19 persen pada barang yang dikirim ulang (trans-shipment) dari negara-negara dengan tarif yang lebih tinggi.
Trump juga mengungkapkan bahwa Indonesia telah berkomitmen untuk membeli produk energi Amerika senilai 15 miliar dolar AS serta produk pertanian AS senilai 4,5 miliar dolar AS.
Selain itu, Indonesia juga disebut berencana membeli 50 pesawat Boeing, sebagian besar tipe Boeing 777, meski Trump tidak menyebutkan siapa saja pembeli dari pihak Indonesia.
"Kesepakatan bersejarah ini membuka seluruh pasar Indonesia bagi Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam sejarah," ujar Trump.
Ia menutup pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia atas "persahabatan dan komitmen mereka dalam menyeimbangkan defisit perdagangan kami."