Heboh! ID Food Dukung Satgas Pangan Polri Bongkar Mafia Gula Rafinasi Ilegal
JAKARTA, GENVOICE.ID - ID Food dukung penuh Satgas Pangan Polri memberantas praktik ilegal gula rafinasi yang merugikan petani, industri gula, dan konsumen Indonesia.
Peredaran gula rafinasi ilegal makin bikin pusing banyak pihak. Tapi tenang, ID Food nggak tinggal diam. Mereka kasih dukungan penuh buat Satgas Pangan Polri yang lagi turun tangan memberantas praktik nakal ini.
Kenapa sampai heboh? Karena masalah ini bukan cuma soal bisnis, tapi juga menyangkut hak petani, pelaku industri gula, sampai konsumen kayak kita semua.
Vice President Corporate Secretary ID Food, Yosdian Adi Pramono, bilang kalau aksi Satgas Pangan ini penting banget buat menjaga integritas pangan nasional dan menciptakan pasar yang sehat.
"Kami mendukung penuh langkah Satgas Pangan, dalam menertibkan praktik-praktik ilegal peredaran gula rafinasi yang mencederai tata niaga pangan nasional," tegas Yosdian, Rabu (16/7/2025).
Masalahnya, ada pelaku yang mengoplas gula rafinasi dengan gula kristal putih reject kemudian dikemas ulang pakai karung bekas dengan merek Raja Gula, brand resmi ID Food. Kebayang dong efeknya? Nggak cuma merugikan ID Food, tapi juga bikin konsumen dapat gula kualitas abal-abal.
"Selain merugikan ID Food selaku produsen resmi Raja Gula, perbuatan tersebut juga mencederai hak-hak masyarakat," tambah Yosdian.
Lebih parah lagi, peredaran gula ilegal ini bikin harga gula turun dan serapan Gula Kristal Putih (GKP) petani lokal jeblok. Bahkan, lelang gula di bulan Juni sempat sepi peminat! Akibatnya, petani tebu dan industri gula di hulu kena imbas besar.
"Situasi ini menciptakan tekanan berat bagi industri gula, khususnya di tingkat hulu," kata Yosdian.
Nggak mau berlarut-larut, ID Food langsung lapor ke Satgas Pangan Polri dan apresiasi langkah cepat aparat yang udah tangkap pelaku di Banyumas. Yosdian juga ajak semua pihak buat kolaborasi menjaga tata niaga pangan biar tetap adil dan sesuai regulasi.
"ID Food sebagai Holding BUMN Pangan, berkomitmen untuk terus mengawal keamanan pangan nasional dan melindungi hak konsumen," jelasnya.
ID Food juga mengajak masyarakat agar lebih aware. Jika menemukan gula mencurigakan, langsung lapor! Selain itu, Yosdian tegaskan lagi kalau gula rafinasi itu hanya buat industri makanan dan minuman, bukan buat konsumsi langsung.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal, ikut memberikan dukungan. Menurutnya, penindakan tegas ini bakal bikin pasar gula lebih sehat dan transparan.
"Tentunya, dengan penindakan yang efektif, peredaran gula ilegal dapat ditekan. Sehingga pasar gula menjadi lebih sehat dan terkontrol," ujar Faisal.
ID Food tegaskan komitmen mendukung Satgas Pangan Polri untuk membersihkan pasar dari praktik ilegal gula rafinasi.
Langkah ini diharapkan mampu melindungi petani tebu, pelaku industri gula, dan hak konsumen agar ekosistem pangan nasional tetap sehat dan berkelanjutan. Nantikan update terbaru seputar gula rafinasi ilegal, ID Food, dan Satgas Pangan Polri hanya di sini!