Piala Dunia 2026 48 Tim, Ini Alasan FIFA Ubah Format Terbesar Sepanjang Sejarah!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Piala Dunia 2026 akan menjadi momen bersejarah bagi sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya sejak turnamen ini digelar, jumlah peserta resmi bertambah dari 32 menjadi 48 tim. Perubahan besar tersebut membuat banyak penggemar bertanya-tanya mengapa FIFA memutuskan menambah begitu banyak negara peserta dalam satu edisi Piala Dunia.
Di satu sisi, keputusan ini disambut positif karena semakin banyak negara memiliki kesempatan tampil di panggung sepak bola terbesar di dunia. Namun di sisi lain, ada juga yang menilai perubahan tersebut tidak lepas dari kepentingan bisnis karena jumlah pertandingan akan meningkat drastis.
Gen, keputusan FIFA sebenarnya didasarkan pada beberapa pertimbangan sekaligus. Mulai dari keinginan membuat Piala Dunia lebih terbuka bagi seluruh negara, hingga peluang meningkatkan nilai ekonomi turnamen yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Kesempatan lebih besar bagi banyak negara
Salah satu alasan utama perubahan format adalah agar lebih banyak negara memiliki peluang lolos ke putaran final.
Selama ini, tiket menuju Piala Dunia lebih banyak didominasi negara-negara dari Eropa dan Amerika Selatan. Akibatnya, banyak tim dari kawasan Asia, Afrika, hingga Karibia kesulitan bersaing karena kuota yang tersedia sangat terbatas.
Dengan bertambahnya peserta menjadi 48 tim, peluang negara-negara berkembang untuk tampil di Piala Dunia menjadi jauh lebih besar. FIFA ingin kompetisi ini benar-benar mencerminkan sepak bola dunia, bukan hanya didominasi oleh kawasan tertentu.
Perubahan tersebut juga diharapkan mampu mendorong perkembangan sepak bola di berbagai negara yang selama ini belum pernah merasakan atmosfer putaran final Piala Dunia.
Jumlah pertandingan ikut bertambah
Penambahan peserta otomatis membuat jumlah pertandingan meningkat cukup signifikan.
Jika pada format sebelumnya hanya ada 64 pertandingan, Piala Dunia 2026 akan menghadirkan total 104 laga. Artinya, penggemar akan disuguhkan lebih banyak pertandingan sepanjang turnamen berlangsung.
Bertambahnya jumlah laga juga memberikan keuntungan dari sisi komersial. Semakin banyak pertandingan berarti semakin besar peluang pendapatan dari hak siar televisi, sponsor, hingga berbagai kerja sama bisnis yang menyertai penyelenggaraan Piala Dunia.
Karena itu, perubahan format ini dinilai membawa dampak positif tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga ekonomi.
Didukung mayoritas anggota FIFA
Keputusan menambah jumlah peserta juga mendapat dukungan dari banyak asosiasi sepak bola yang menjadi anggota FIFA.
Salah satu alasan besarnya adalah karena format baru memberikan harapan yang lebih realistis bagi banyak negara untuk lolos ke putaran final. Tidak hanya negara kuat, kini tim-tim yang sebelumnya sulit bersaing juga memiliki kesempatan lebih besar untuk tampil di ajang paling bergengsi tersebut.
Selain itu, penambahan menjadi 48 tim juga merupakan bagian dari visi Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang sejak awal mendorong agar Piala Dunia menjadi turnamen yang lebih inklusif dan bisa dinikmati oleh lebih banyak negara.
Dengan kombinasi tujuan memperluas partisipasi, meningkatkan daya saing global, serta mendongkrak nilai komersial turnamen, FIFA akhirnya resmi menerapkan format 48 tim mulai Piala Dunia 2026. Perubahan ini pun menjadi salah satu transformasi terbesar dalam sejarah kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.