9 Amalan 10 Muharram yang Dianjurkan untuk Dilakukan, Lengkap dengan Keutamaan dan Doa Hari Asyura
JAKARTA, GENVOICE.ID - Tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriah dikenal sebagai Hari Asyura, salah satu hari yang memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam. Momen ini sering dimanfaatkan umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal saleh sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hari Asyura juga berkaitan dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam. Karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Muslim untuk mengisi hari tersebut dengan amalan-amalan yang bernilai ibadah dan penuh keberkahan.
Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan pada 10 Muharram.
1. Menjalankan Puasa Asyura
Puasa Asyura merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan pada tanggal 10 Muharram. Anjuran ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA.
"Nabi Muhammad saw datang ke kota Madinah. Beliau kemudian melihat orang Yahudi puasa pada hari Asyura'. Lalu Rasul bertanya 'Ada kegiatan apa ini?' Para sahabat menjawab 'Hari ini adalah hari baik yaitu hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mereka kemudian Nabi Musa melakukan puasa atas tersebut.' Rasul lalu mengatakan 'Saya lebih berhak dengan Musa daripada kalian'. Nabi kemudian berpuasa untuk Asyura' tersebut dan menyuruh pada sahabat menjalankannya.(HR Bukhari: 2004).
2. Memotong Kuku dan Menjaga Kebersihan Diri
Menjaga kebersihan termasuk bagian penting dalam ajaran Islam. Salah satu bentuknya adalah merapikan kuku agar tetap bersih dan terawat.
Pada momen 10 Muharram, banyak umat Islam memanfaatkan kesempatan ini untuk memperhatikan kebersihan diri sebagai bagian dari upaya menjaga kesucian lahir dan batin.
3. Bersedekah kepada Anak Yatim
Memberikan sedekah kepada anak yatim menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada Hari Asyura. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, sedekah juga menjadi sarana untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
Banyak ulama menyebutkan bahwa memperbanyak sedekah pada bulan Muharram dapat menjadi jalan untuk memperoleh keberkahan dan kelapangan rezeki.
4. Mempererat Silaturahmi
Hari Asyura juga dapat dijadikan momentum untuk memperkuat hubungan dengan keluarga, kerabat, sahabat, maupun tetangga.
Bagi yang memiliki hubungan yang sempat renggang, momen ini bisa dimanfaatkan untuk saling memaafkan dan memperbaiki tali persaudaraan agar kembali harmonis.
5. Membaca Al-Qur'an
Membaca Al-Qur'an merupakan amalan yang dianjurkan setiap waktu, terlebih pada hari-hari yang dimuliakan seperti 10 Muharram.
Meluangkan waktu untuk tilawah dapat menjadi sarana meningkatkan keimanan sekaligus meraih pahala dan keberkahan yang berlipat.
6. Menyayangi dan Menyantuni Anak Yatim
Selain bersedekah, umat Islam juga dianjurkan untuk menunjukkan kasih sayang kepada anak yatim melalui perhatian, bantuan, maupun dukungan kebutuhan hidup mereka.
Memberikan santunan kepada anak yatim menjadi salah satu bentuk amal yang memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi dalam Islam.
7. Memperbanyak Zikir dan Doa
Hari Asyura menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak zikir dan doa kepada Allah SWT. Salah satu bacaan yang sering dianjurkan adalah:
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ
Hasbunallahu wa ni'mal wakilu ni'mal maula wa ni'man nashir.
Artinya:
"Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Dia adalah sebaik-baik pelindung serta penolong."
8. Bertaubat dan Memperbanyak Istigfar
Muharram merupakan bulan yang mulia sehingga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak taubat dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Taubat dapat dilakukan melalui salat taubat, memperbanyak istigfar, serta bertekad meninggalkan perbuatan yang tidak diridhai Allah.
9. Membaca Doa Hari Asyura
Selain berzikir, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa pada Hari Asyura. Salah satu doa yang sering dibaca adalah:
سُبْحَانَ اللَّهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Subhanallahi mil'al mizani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridha wa 'adadan ni'ami wa zinatal 'arsyi.
Artinya:
"Mahasuci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridaan, sejumlah nikmat yang diberikan, dan sebesar timbangan Arasy."
Hari Asyura merupakan kesempatan berharga bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan. Dengan menjalankan berbagai amalan tersebut, diharapkan setiap Muslim dapat meraih keberkahan, meningkatkan ketakwaan, serta memperoleh ampunan dari Allah SWT.