Pep Guardiola Langsung Fokus Kejar Arsenal FC Usai Manchester City Juara Piala FA: "Tak Ada Bir, Tak Ada Pesta"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester City memang baru saja mengangkat trofi Piala FA, tetapi suasana euforia di ruang ganti tim rupanya tidak berlangsung lama. Pelatih Pep Guardiola langsung memotong potensi pesta para pemainnya demi satu target yang belum selesai, mengejar Arsenal dalam perebutan gelar Premier League.
City memastikan gelar Piala FA setelah mengalahkan Chelsea FC dengan skor tipis 1-0 di Wembley, Sabtu (16/5). Gol kemenangan dicetak oleh Antoine Semenyo lewat penyelesaian spektakuler yang tak mampu dihentikan lini belakang Chelsea.
Meski sukses meraih trofi kedua musim ini, Guardiola menegaskan skuadnya tidak memiliki waktu untuk berpesta. Bahkan, sang pelatih dengan tegas mengatakan para pemain tidak diperbolehkan menikmati satu gelas bir pun setelah pertandingan.
Menurut Guardiola, jadwal padat membuat timnya harus langsung kembali fokus ke laga penting melawan AFC Bournemouth di Premier League. Pertandingan tersebut menjadi krusial karena City masih memburu Arsenal di puncak klasemen.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengeluhkan kondisi perjalanan tim menuju Wembley yang dinilainya melelahkan. Ia menyebut skuad City harus menghabiskan waktu sekitar enam jam perjalanan dari Manchester akibat gangguan transportasi kereta.
Situasi klasemen memang membuat City tak punya ruang untuk lengah. Saat ini mereka tertinggal dua poin dari Arsenal dengan dua laga tersisa. Jika Arsenal berhasil mengalahkan Burnley FC, maka City wajib menang atas Bournemouth agar persaingan juara tetap hidup hingga pekan terakhir.
Pada laga penutup musim nanti, City dijadwalkan menjamu Aston Villa FC di Etihad Stadium. Sementara Arsenal akan bertandang ke markas Crystal Palace FC.
Guardiola mengatakan perayaan besar baru akan dilakukan setelah seluruh pertandingan musim ini selesai. Rencananya, Manchester City akan mengadakan parade juara bersama tim putri klub setelah laga terakhir kontra Aston Villa.
Di sisi lain, pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, mengaku kecewa dengan kekalahan timnya di final. Ia menyebut gol Semenyo sebagai momen luar biasa yang sulit diantisipasi.
Menurut McFarlane, pertandingan berjalan cukup seimbang melawan salah satu tim terbaik dunia. Namun Chelsea gagal memanfaatkan momentum ketika memiliki peluang untuk mengambil kendali pertandingan.
Ia juga membela mentalitas para pemain Chelsea yang sebelumnya sempat mendapat kritik. McFarlane menilai dalam dua laga terakhir skuadnya sudah menunjukkan semangat juang maksimal untuk klub.
Sementara bagi Manchester City, kemenangan di Piala FA kini hanya dianggap sebagai langkah sementara. Guardiola tampaknya belum ingin anak asuhnya terlena sebelum perburuan gelar Premier League benar-benar selesai.