Heboh! Anak Ngamuk di Pariaman, Tabrak Ayah Pakai Mobil Sampai Tewas, Warga Sampai Turun Tangan!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sebuah kejadian tragis sekaligus menghebohkan terjadi di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Seorang pria muda bernama Randi bikin geger warga usai menabrak ayah kandungnya sendiri hingga tewas. Kejadian mengerikan ini terekam oleh kamera warga dan langsung viral di media sosial. Banyak yang enggak nyangka aksi gila ini benar-benar terjadi di dunia nyata. Kronologi yang bikin bulu kuduk merinding pun mulai terungkap, dari mulai amukan brutal, percobaan kabur, sampai akhirnya Randi dilumpuhkan warga dan digiring ke kantor polisi.
Warga Padusunan, Pariaman Timur, dibuat panik dan marah setelah menyaksikan kejadian yang di luar nalar pada Rabu, 15 April 2025. Randi, pria yang dikenal sebagai warga setempat, diketahui melindas ayah kandungnya sendiri menggunakan mobil.
Aksi nekat ini sempat membuat warga geram. Pasalnya, setelah insiden maut itu terjadi, Randi malah mencoba kabur dari lokasi dengan tancap gas.
"Anak ini kembali menancap gas untuk melarikan diri dari keramaian masyarakat yang hendak menghentikannya," kata Fajri Faisal, saksi mata di lokasi.
Namun pelariannya nggak berjalan mulus. Warga yang melihat kejadian itu langsung bertindak. Dengan menggunakan balok kayu, mereka memukul mobil Randi agar bisa menghentikan aksinya.
Meski berhasil dikeluarkan dari mobil, Randi tetap berontak. Ia terus melawan, hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan dan diikat oleh massa.
Tak lama setelah itu, aparat kepolisian datang ke lokasi dan langsung mengamankan Randi. Tapi prosesnya tidak mudah.
"Kami cukup kewalahan karena kondisi tubuhnya yang besar," ungkap salah satu petugas.
Bahkan setelah sampai di Mapolres, Randi masih harus diikat karena dikhawatirkan kembali mengamuk.
Sudah Sering Bikin Ulah
Rupanya, kejadian ini bukan pertama kalinya Randi bikin ulah. Beberapa warga menyebut bahwa Randi memang sering kali mengamuk tanpa alasan jelas. Bahkan, ia pernah bikin geger karena lari ke jalanan tanpa busana.
"Anak ini sudah sering mengamuk, pernah juga lari di jalan tanpa busana," ucap Fajri lagi.
Tak cuma ayahnya yang jadi korban. Saat kejadian, Randi juga menabrak seorang pengendara lain hingga mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kini kasus ini masih diselidiki oleh pihak berwenang, dan motif dari aksi brutal Randi masih jadi pertanyaan besar publik.
Kejadian ini jadi tamparan keras soal pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan penanganan amukan yang sudah berulang. Semoga kasus ini bisa segera diusut tuntas dan keadilan ditegakkan. Buat masyarakat, semoga lebih waspada dan nggak tinggal diam kalau lihat tanda-tanda bahaya dari lingkungan sekitar!