Daftar 20 Kota Terpanas di Indonesia Menurut BMKG, Jakarta Capai 35,6 Derajat!
JAKARTA, GENVOICE.ID -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis daftar 20 kota terpanas di Indonesia yang menunjukkan lonjakan suhu signifikan di berbagai daerah.
Berdasarkan data pantauan terbaru, suhu panas di Jakarta telah menembus angka 35,6 derajat Celsius, menempatkan ibu kota di posisi pertama sebagai wilayah dengan suhu tertinggi. Kondisi cuaca terik yang menyengat ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tengah berada di masa peralihan menuju musim kemarau 2026.
Mari simak daftar lengkap wilayah dengan suhu maksimum tertinggi dan pahami penyebab di balik fenomena cuaca ekstrem yang membuat udara terasa lebih lembap dan gerah belakangan ini.
Daftar 20 Wilayah dengan Suhu Terpanas di Indonesia
Berikut adalah data suhu maksimum yang tercatat oleh BMKG (per 14-15 Maret 2026):
-
Jakarta Timur (Halim Perdana Kusuma): 35,6°C
-
Ciputat, Banten (Balai Besar MKG Wilayah II): 35,5°C
-
Tangerang, Banten (Staklim Banten): 35,4°C
-
Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Stamet Tjilik Riwut): 35,2°C
-
Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Stamet Pangsuma): 35,2°C
-
Kotawaringin Barat, Kalteng (Stamet Iskandar): 35,2°C
-
Melawi, Kalimantan Barat (Stamet Nangapinoh): 34,8°C
-
Kotawaringin Timur, Kalteng (Stamet H. Asan): 34,6°C
-
Boven Digoel, Papua (Stamet Tanah Merah): 34,6°C
-
Deli Serdang, Sumatera Utara (Stageof Deli Serdang): 34,5°C
-
Pontianak, Kalimantan Barat (Stamet Supadio): 34,5°C
-
Serang, Banten (Stamet Maritim Serang): 34,4°C
-
Sintang, Kalimantan Barat (Stamet Tebelian): 34,4°C
-
Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Haluoleo TNIAU): 34,2°C
-
Berau, Kalimantan Timur (Stamet Kalimarau): 34,1°C
-
Curug, Banten (Stamet Budiarto): 34,1°C
-
Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Stamet Andi Jemma): 34,1°C
-
Surabaya, Jawa Timur (Stamet Maritim Tanjung Perak): 34,0°C
-
Bandar Lampung, Lampung (Stamet Maritim Panjang): 34,0°C
-
Barito Utara, Kalimantan Tengah (Stamet Beringin): 33,9°C
Mengapa Cuaca Terasa Sangat Terik dan Lembap?
Banyak masyarakat mengeluhkan kondisi cuaca yang terasa "menyengat" di pagi hingga siang hari, namun tiba-tiba turun hujan saat sore hari. Fenomena ini menciptakan rasa gerah atau lembap yang tidak nyaman.
Plh Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh paparan sinar matahari yang sangat kuat langsung ke permukaan Bumi tanpa penghalang awan yang signifikan di siang hari.
Selain itu, karakteristik masa peralihan (pancaroba) memang identik dengan cuaca terik di siang hari yang disusul potensi hujan lokal pada sore atau malam hari.
Waspada Musim Kemarau Datang Lebih Awal
BMKG memprediksi bahwa musim kemarau tahun 2026 akan dimulai lebih cepat di sejumlah wilayah, yakni pada bulan April mendatang. Sekitar 16,3% wilayah Indonesia diprediksi akan mulai kering, di antaranya:
-
Pesisir utara Jawa Barat.
-
Wilayah utara dan selatan Jawa Tengah.
-
Sebagian besar wilayah DIY.
-
Sebagian kecil Sulawesi Selatan.
-
Sebagian wilayah Bali, NTB, dan NTT.
Menghadapi kenaikan suhu udara yang ekstrem dan prediksi datangnya musim kemarau yang lebih awal pada April mendatang, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kesehatan tubuh, terutama risiko dehidrasi.
Tetaplah memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan iklim di wilayah masing-masing. Dengan mengetahui daftar kota terpanas di Indonesia, Anda dapat lebih bersiap dalam menghadapi cuaca terik saat beraktivitas di luar ruangan.
Apakah daerah tempat tinggal Anda termasuk dalam jajaran wilayah bersuhu tinggi pekan ini? Tetap jaga hidrasi dan kondisi fisik Anda!