Rambut Lepek atau Kering, Seberapa Sering Harus Keramas?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pertanyaan tentang seberapa sering seseorang harus mencuci rambut masih menjadi perdebatan. Apakah harus setiap hari, dua kali seminggu, atau cukup sekali dalam beberapa hari?
Menurut para ahli perawatan rambut, jawabannya bergantung pada beberapa faktor, seperti jenis rambut, tekstur, dan kondisi lingkungan. Namun, ada aturan dasar yang bisa dijadikan panduan, seperti dilansir dari The Independent.
Terlalu sering mencuci rambut justru bisa merangsang produksi minyak di kulit kepala. Semakin sering seseorang mencuci dan memijat kulit kepala, semakin aktif kelenjar minyak bekerja, sehingga rambut lebih cepat lepek. Oleh karena itu, mencuci rambut dalam jumlah yang lebih sedikit sering kali lebih baik.
Seorang penata rambut ternama yang pernah bekerja dengan Lana Del Rey, Anna Cofone, menyarankan agar keramas cukup dilakukan setiap tiga hingga empat hari sekali.
"Kamu seharusnya hanya mencuci rambutmu setiap tiga atau empat hari sekali, lalu kamu harus memastikan untuk menggunakan masker setidaknya seminggu sekali," kata penata rambut pribadi Lana Del Rey, Anna Cofone pada Kamis, (23/1).
Riset terbaru dari merek perawatan rambut Philip Kingsley menunjukkan bahwa hampir setengah dari wanita, sekitar 45 persen, mencuci rambut mereka dua hingga tiga kali seminggu. Sementara itu, 21 persen mencuci rambut setiap dua hari sekali, dan hanya sekitar 10 persen yang mencuci rambut setiap hari.
Seorang ahli trichology dan pemilik Philip Kingsley, Anabel Kingsley, menjelaskan bahwa tekstur rambut sangat berpengaruh terhadap produksi minyak di kulit kepala. Mereka yang memiliki rambut halus cenderung memiliki lebih banyak helai rambut per sentimeter dibandingkan mereka yang memiliki rambut tebal atau keriting. Akibatnya, jumlah kelenjar minyak di kulit kepala juga lebih banyak, sehingga rambut lebih cepat berminyak.
"Itulah sebabnya orang-orang yang memiliki rambut halus sering merasa rambutnya cepat berminyak, dan mereka merasa perlu mencucinya setiap hari untuk menghindari munculnya akar rambut yang lepek dan lemas," jelas Kingsley pada kesempatan yang sama.
"Jika anda memiliki rambut bertekstur sedang, cobalah keramas setiap hari atau dua kali sehari. Idealnya, rambut bertekstur kasar dan keriting sebaiknya tidak dicuci lebih dari tiga hari sekali," tambahnya.
Jika terlalu sering mencuci rambut, dampaknya bisa terlihat jelas. Rambut menjadi kering, mudah patah, dan kehilangan kilau alami. Kulit kepala juga bisa terasa kencang, gatal, atau bahkan mengalami iritasi.
Selain itu, rambut yang sering terkena bahan kimia, seperti pewarna atau perawatan lainnya, akan lebih rentan mengalami kerusakan akibat pencucian yang terlalu sering.
Sebaliknya, jika terlalu jarang mencuci rambut, bukan hanya tampilan yang terlihat berminyak dan kusam, tetapi juga bisa menyebabkan masalah lain. Penumpukan minyak, kotoran, dan sisa produk perawatan rambut di kulit kepala bisa memicu rasa gatal, ketombe, dan bahkan meningkatkan jumlah rambut yang rontok.
"Kulit kepala anda juga merupakan jaringan hidup yang berkeringat, menghasikan minyak, dan mengelupas sel-sel kulit," tutur Kingsley.
Apalagi, untuk kamu yang rutin berolahraga, memiliki jadwal mencuci rambut yang tepat menjadi hal yang penting. Saat berkeringat, minyak dan sisa produk perawatan rambut bisa bercampur dan menumpuk di kulit kepala, yang jika dibiarkan bisa menyebabkan iritasi dan menyumbat folikel rambut.
Cara mencuci rambut juga berpengaruh terhadap kesehatan, kata Kingsley. tujuan utama dari keramas adalah membersihkan kulit kepala, bukan rambut itu sendiri. Ia menyarankan agar rambut dibasahi sepenuhnya sebelum mengaplikasikan sampo, kemudian memijat kulit kepala secara perlahan selama dua menit. Setelah itu, bilas hingga bersih dan aplikasikan kondisioner hanya di bagian ujung rambut untuk menghindari rambut terlihat lepek.
Banyak orang masih melakukan kesalahan saat mencuci rambut, seperti menggosok rambut terlalu keras atau menumpuknya di atas kepala saat keramas. Cara ini justru membuat rambut lebih rentan kusut dan mudah patah.
"Keramas hanya membersihkan kulit kepala. Jangan menggosok rambut saat keramas atau menumpuknya di atas kepala, rambut akan kusut. Biarkan busanya mengalir ke seluruh rambut Anda karena busa tersebut cukup untuk menghilangkan kotoran sehari-hari," tukas Kingsley.