Senne Lammens Jadi Pahlawan di Laga Man Utd vs Bournemouth, Bikin Penyelamatan Krusial yang Bikin Ruben Amorim dan Iraola Geleng-Geleng Kepala!

Genvoice.id | 16 Dec 2025

Gen, Old Trafford baru saja menjadi saksi bisu sebuah drama gila di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Dalam lanjutan laga Liga Inggris yang berlangsung Selasa (16/12/2025) dini hari WIB, Manchester United harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang oleh Bournemouth dengan skor super ketat 4-4. Di balik rapuhnya pertahanan Setan Merah yang kebobolan empat gol, terselip satu nama yang mendadak jadi buah bibir di kalangan fans maupun pakar sepak bola: sang kiper muda asal Belgia, Senne Lammens.

Kiper berusia 23 tahun ini benar-benar menjalani malam yang penuh emosi. Performa Lammens di laga ini sebenarnya sempat naik turun. Ia sempat dikritik karena dianggap gagal mengantisipasi bola mati yang membuat James Tavernier mencetak gol untuk kubu lawan. Namun, mental baja ditunjukkan oleh kiper yang baru direkrut dari Royal Antwerp pada September lalu tersebut. Lammens menebus kesalahannya dengan cara yang sangat heroik melalui dua penyelamatan krusial pada masa injury time babak kedua. Aksi terbangnya itu berhasil menggagalkan kemenangan dramatis Bournemouth yang sudah di depan mata.

Hingga saat ini, catatan statistik Lammens memang belum terlihat mentereng karena baru mengoleksi satu clean sheet dari sepuluh laga. Namun, aksinya saat melawan Bournemouth memberikan pesan kuat bahwa ia punya potensi besar untuk menjadi tembok kokoh di bawah asuhan pelatih anyar United. Tanpa penyelamatan gemilangnya di menit-menit akhir, United mungkin saja sudah kehilangan muka di rumah sendiri, Theatre of Dreams.

Pujian Selangit dari Dua Pelatih

Penampilan heroik Senne Lammens di detik-detik akhir pertandingan langsung memancing reaksi dari sang manajer, Ruben Amorim. Meski merasa sedikit kecewa dengan lini belakang timnya yang masih mudah ditembus, Amorim tidak pelit memberikan apresiasi kepada kiper mudanya itu.

"Lammens tampil sangat baik. Dia membuat penyelamatan penting di momen-momen terakhir," ujar pelatih Manchester United, Ruben Amorim, kepada BBC Sport.

Amorim juga menambahkan bahwa sebenarnya United punya banyak kesempatan untuk menang, namun penyakit lama timnya kembali kambuh. "Ada peluang untuk kedua tim. Kami menciptakan lebih banyak, tetapi kami harus belajar menutup pertandingan dengan lebih baik karena situasi seperti ini sudah sering terjadi," lanjutnya dengan nada evaluasi.

Nggak cuma dari pelatih sendiri, pujian setinggi langit juga meluncur dari manajer Bournemouth, Andoni Iraola. Ia secara sportif mengakui bahwa timnya hampir saja membawa pulang poin penuh jika bukan karena aksi hebat Lammens di bawah mistar gawang.

"Dua peluang terakhir itu sangat besar. Lammens membuat penyelamatan yang luar biasa," kata Iraola.

Posisi Manchester United di Klasemen

Dalam pertandingan yang berlangsung sangat terbuka tersebut, Manchester United sebenarnya sempat menunjukkan taringnya lewat gol-gol yang dicetak oleh Amad Diallo dan Casemiro di babak pertama. Dominasi berlanjut lewat kontribusi Bruno Fernandes dan Matheus Cunha di babak kedua. Sayangnya, koordinasi lini belakang yang sangat buruk membuat keunggulan tersebut sirna begitu saja.

Hasil imbang 4-4 ini membuat posisi Manchester United masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris. United kini memiliki selisih dua poin dari Chelsea yang menempati posisi keempat. Persaingan untuk memperebutkan tiket menuju zona Liga Champions pun dipastikan bakal semakin panas dan ketat di pekan-pekan mendatang.

Gen, melihat penampilan Senne Lammens yang sukses jadi pahlawan di menit akhir, menurut kamu apakah dia sudah layak jadi kiper utama tetap buat United, atau Amorim masih perlu cari kiper baru di bursa transfer nanti?