Facebook Messenger Resmi Ditutup di Windows dan Mac, Meta Paksa Pengguna Pindah ke Versi Web!

Genvoice.id | 16 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ada kabar yang cukup mengejutkan buat kamu yang sering menggunakan laptop atau komputer untuk berkirim pesan. Meta baru saja mengumumkan langkah besar dengan secara resmi menutup aplikasi desktop Facebook Messenger untuk para pengguna perangkat Mac dan Windows. Keputusan ini menandai berakhirnya era aplikasi mandiri Messenger di komputer, dan sekarang raksasa teknologi tersebut mengarahkan semua penggunanya untuk mengakses layanan pesan instan ini langsung melalui situs web resmi Facebook.

Langkah ini tentu menjadi perbincangan hangat, mengingat banyak dari kita yang lebih nyaman membuka aplikasi terpisah daripada harus menumpuk tab di browser. Namun, Meta sepertinya punya alasan kuat di balik keputusan ini. Dilansir dari Tech Crunch pada Selasa (16/12/2025), aplikasi Messenger versi desktop ini sebenarnya lahir sebagai jawaban atas kebutuhan komunikasi saat awal pandemi COVID-19. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, aplikasi ini dinilai kurang bertenaga dan gagal bersaing dengan platform konferensi video lain yang lebih profesional dan berorientasi bisnis, seperti Zoom.

Banyak pengguna merasa Messenger versi desktop punya keterbatasan yang cukup mengganggu, mulai dari jumlah peserta panggilan video yang terbatas hingga absennya fitur-fitur krusial seperti berbagi layar yang mumpuni ataupun tautan rapat yang praktis untuk dibagikan ke orang lain.

Masalah Teknologi dan Strategi Integrasi Ulang

Tanda-tanda kalau aplikasi Messenger desktop bakal "disuntik mati" sebenarnya sudah tercium sejak lama, bahkan jauh sebelum rencana penghentian ini diumumkan secara resmi pada Oktober 2025 lalu. Pada tahun 2023, Facebook secara perlahan mulai menyatukan kembali layanan Messenger ke dalam aplikasi utama Facebook. Strategi ini diduga kuat merupakan upaya Meta untuk memperkuat kembali ekosistem jejaring sosial Facebook yang mulai terasa "menua" di mata generasi muda.

Selain strategi bisnis, masalah teknis juga menjadi alasan kuat di balik penutupan ini. Meta sempat mencoba berbagai teknologi untuk membangun Messenger di Mac, mulai dari Electron hingga React Native Desktop. Terakhir, mereka menggunakan teknologi Catalyst yang memungkinkan aplikasi iPad berjalan di Mac. Namun, langkah ini justru memicu kritik pedas dari para pengembang karena dianggap butuh kerja ekstra, sementara pengguna merasa aplikasinya tidak menyatu dengan sistem operasi Mac. Di sisi lain, pengguna Windows juga sudah mulai diarahkan ke aplikasi jaringan progresif sejak setahun belakangan.

Cara Simpel Tetap Bisa Chatting di Komputer

Buat kamu yang masih ingin menggunakan Messenger di PC atau laptop, jangan khawatir! Meta sudah menyiapkan jalur transisi. Mulai akhir tahun ini, kamu disarankan untuk beralih sepenuhnya ke versi web. Meta juga mengingatkan pengguna untuk segera mengatur PIN keamanan guna menyimpan riwayat percakapan agar tidak hilang saat proses perpindahan ini.

Lalu, bagaimana kalau kamu menggunakan Messenger tapi tidak punya akun Facebook? Tenang saja, Meta sudah mengalihkan akses kalian ke situs Messenger.com. Di sana, kamu tetap bisa masuk dan ngobrol seru tanpa harus repot-repot bikin akun Facebook baru. Untuk panduan lebih detail mengenai transisi ini, kamu bisa langsung meluncur ke pusat bantuan Facebook yang menyediakan instruksi khusus bagi pengguna Mac maupun Windows.


Gen, menurut kamu apakah keputusan Meta menutup aplikasi desktop ini sudah tepat, atau malah bikin kita makin ribet karena harus buka browser terus?