Profil Rizky Ridho Masuk Puskas Award 2025: Perjalanan Karier hingga Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tembus Nominasi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, sepak bola Indonesia lagi-lagi mencatat sejarah baru lewat sosok Rizky Ridho. Bek muda milik Persija Jakarta ini resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang masuk daftar nominasi FIFA Puskas Award 2025, penghargaan bergengsi untuk gol terbaik dunia. Gol jarak jauhnya ke gawang Arema FC pada 9 Maret 2025 bukan hanya mengangkat namanya, tetapi juga membuat dunia mulai melirik kualitas pemain dari tanah air. Keberhasilan Ridho menembus daftar ini jadi bukti bahwa bakat lokal punya tempat di panggung internasional.
Masuknya nama Ridho ke dalam 11 besar nominasi Puskas Award 2025 otomatis menempatkannya sejajar dengan bintang Eropa seperti Declan Rice hingga wonderkid Barcelona, Lamine Yamal. Golnya yang melengkung sempurna dan tak bisa diantisipasi kiper langsung menyedot perhatian publik internasional. Prestasi ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia, karena tidak banyak pemain lokal yang bisa mendapat pengakuan resmi dari FIFA.
Perjalanan Ridho menuju titik ini tidak datang secara instan. Lahir di Surabaya pada 21 November 2001, ia tumbuh dalam lingkungan yang mendukung minatnya terhadap sepak bola. Perjalanannya dimulai dari SSB Simo Putra pada 2017 sebelum akhirnya bergabung dengan Persikoba Kota Batu. Dua tahun membela Persikoba menjadi pijakan penting yang membawanya ke salah satu akademi terbaik di Indonesia, Persebaya Surabaya.
Bersama Persebaya U-20, Ridho ikut mengantar timnya menjuarai Elite Pro Academy 2019. Penampilannya sebagai bek tengah menarik perhatian pelatih Uston Nawawi hingga akhirnya dipromosikan ke skuad senior. Ridho mengawali debut profesional pada 11 Januari 2020 dalam laga uji coba lawan Persis Solo, disusul debut Liga 1 pada 13 Maret 2020 melawan Persipura Jayapura. Meskipun musim tersebut terhenti akibat pandemi, kontribusinya perlahan semakin terlihat.
Selama membela Persebaya, Ridho berkembang pesat dan menjadi pilihan utama di lini belakang. Musim 2022-2023 menjadi periode paling impresif karena ia mampu mencetak tiga gol, termasuk sundulan dari skema sepak pojok dan tendangan bebas yang membantu timnya meraih kemenangan. Konsistensinya membuat namanya makin dikenal di Liga 1.
Perubahan besar terjadi ketika Ridho resmi pindah ke Persija Jakarta pada 1 Juli 2023 dengan kontrak tiga tahun. Ia langsung debut pada 3 Juli 2023 melawan PSM Makassar dan mencetak gol perdananya pada 9 Agustus 2023 saat menghadapi Borneo Samarinda. Di Persija, kontribusinya tidak hanya terlihat dari performa, tetapi juga kepemimpinannya. Menjelang musim 2024-2025, ia ditunjuk sebagai kapten utama menggantikan Andritany Ardhiyasa-menjadikannya salah satu kapten termuda dalam sejarah klub.
Hingga 8 November 2025, Ridho sudah mencatatkan 70 penampilan dan tiga gol untuk Persija. Kini, namanya bukan hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga masuk radar dunia berkat pencalonannya di Puskas Award 2025. Sebuah pencapaian besar yang menunjukkan bahwa talenta lokal punya kualitas yang mampu bersaing secara global.