Cedera Kylian Mbappe Memburuk? Fakta Kenapa Ia Mendadak Dipulangkan ke Real Madrid dari Timnas Prancis

Genvoice.id | 16 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kejutan besar datang dari kamp Timnas Prancis, Gen. Kylian Mbappe yang baru saja tampil gemilang melawan Ukraina malah dipulangkan lebih cepat ke Real Madrid. Keputusan ini bikin banyak penggemar bertanya-tanya, apalagi ia baru mencetak dua gol, mencapai rekor 400 gol sepanjang karier, dan bermain penuh di laga tersebut. Tetapi, ternyata kondisi pergelangan kaki kanan Mbappe kembali bermasalah, dan situasi itu cukup serius sehingga Federasi Sepakbola Prancis (FFF) harus mengambil langkah cepat untuk mencegah kondisi yang lebih buruk.

Lamanya jeda internasional sebenarnya jadi momen ideal buat pemain memulihkan kondisi. Tapi bagi Mbappe, jeda kali ini justru berakhir lebih cepat dari rencana. Setelah kemenangan 4-0 atas Ukraina, ia merasakan lagi peradangan yang sebelumnya sudah mengganggunya sejak Oktober. Rasa tidak nyaman itu muncul lagi keesokan pagi setelah laga. FFF kemudian berdiskusi dengan Real Madrid, dan hasilnya: keputusan final dibuat untuk memulangkannya ke Spanyol agar bisa menjalani pemeriksaan lanjutan.

Prancis tak hanya melepas Mbappe, tetapi juga Eduardo Camavinga dan Manu Kone. Camavinga tersendat cedera hamstring, sementara Kone harus absen karena skors. Situasi ini memaksa Didier Deschamps menyusun ulang rencana tim menjelang laga terakhir kualifikasi di Azerbaijan.

Dalam pernyataan resminya, FFF menjelaskan bahwa Mbappe "tidak fit untuk melanjutkan pertandingan dan memerlukan evaluasi medis tambahan di Madrid". Mereka menegaskan tidak ada cedera serius, tetapi iritasi yang terus-menerus bisa semakin memburuk jika tidak ditangani.

Masalah di pergelangan kaki Mbappe memang bukan hal baru. Ia sampai absen pada satu pertandingan Prancis bulan Oktober karena hal yang sama. Meski melawan Ukraina ia bermain tanpa tanda-tanda cedera, efeknya muncul setelah pertandingan. Madrid kabarnya tidak panik, tetapi tetap ingin memastikan tidak ada kerusakan struktural di area yang sama.

Sementara Mbappe balik ke ibu kota Spanyol, peluang justru terbuka untuk Hugo Ekitike. Striker muda tersebut tampil luar biasa sejak debut di tim senior Prancis. Bahkan, ketika melawan Ukraina ia langsung memberi dampak besar: mencetak satu gol, memberi satu assist, dan hampir menambah gol lewat tembakan yang membentur tiang, semuanya dalam 23 menit. Dengan absennya kapten Prancis itu, Ekitike bisa jadi pilihan utama Deschamps untuk laga berikutnya.

Camavinga juga sudah kembali ke Madrid usai seminggu tidak berlatih karena masalah hamstring kiri. Prancis memanggil Khephren Thuram sebagai pengganti, sementara Madrid berharap kedua pemain - Camavinga dan Mbappe - bisa pulih tepat waktu sebelum jadwal padat LaLiga dan Liga Champions.

Untuk sekarang, Gen, semua mata tertuju pada hasil pemeriksaan di Madrid. Jika tidak ada temuan baru, Mbappe diprediksi siap kembali bermain setelah jeda internasional usai. Namun, situasi ini jelas bikin para fans waspada, mengingat jadwal klub yang semakin mendekati periode sibuk.