Jangan Sepelekan! Tiga Kebiasaan Ini Diam-Diam Bikin Tangki Motor Bocor, Apa Saja Itu?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Salah satu masalah paling menjengkelkan yang bisa menimpa pemilik motor, khususnya jenis sport, adalah kebocoran pada tangki bahan bakar. Masalah ini tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tapi juga dapat memicu risiko keamanan dan menambah biaya perbaikan.
Menurut Benny Ilham, pemilik bengkel spesialis Yamaha Scorpio - VB Motor, ada tiga kebiasaan yang kerap dilakukan pemilik motor dan tanpa disadari berpotensi mempercepat kerusakan tangki. Apa saja kebiasaan itu?
1. Jarang Isi Bensin Sampai Penuh
Mungkin karena alasan irit atau kebiasaan saja, banyak pemilik motor yang tidak pernah mengisi tangki hingga penuh. Padahal, hal ini justru dapat mempercepat proses pengembunan di dalam tangki.
"Kalau tangki tidak terisi penuh, akan ada ruang udara di dalamnya. Nah, ruang kosong itulah yang bisa menyebabkan pengembunan karena perbedaan suhu," jelas Benny.
Embun yang terbentuk kemudian akan berubah menjadi air, mengendap di dasar tangki, dan dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan karat serta kebocoran. Jadi, kalau ingin tangki awet, biasakan isi full tank secara berkala.
2. Asal Pilih Pom Bensin
Bukan rahasia lagi, kualitas pom bensin tidak selalu seragam. Salah satu risiko yang sering luput dari perhatian adalah kemungkinan air masuk ke dalam tangki motor dari penyimpanan di SPBU yang kurang terawat.
"Tidak semua SPBU seperti itu, tapi ada yang tangki penyimpanannya kemasukan air. Kalau kita isi bensin dari sana, ya bisa ikut masuk ke tangki motor," terang Benny.
Untuk meminimalkan risiko ini, disarankan untuk mengisi bahan bakar di SPBU yang ramai dan jadi langganan angkot atau bus, karena artinya pasokan bensin di sana cepat habis dan terus diperbarui. Selain itu, pompa mereka biasanya sudah terkalibrasi dengan baik karena pelanggan mereka lebih 'perhitungan'.
3. Cuci Steam Sembarangan
Kebiasaan lain yang bisa berujung petaka adalah mencuci motor dengan tekanan tinggi (steam) tanpa teknik yang tepat.
"Spray gun jangan diarahkan langsung ke tutup tangki. Kalau air masuk, bisa mengendap dan bikin karat," ujar Benny mengingatkan.
Hal serupa juga berlaku setelah motor digunakan saat hujan. Jangan biarkan air hujan mengendap terlalu lama di bagian tangki, terutama di sekitar lis karet. Sebaiknya langsung disiram air bersih dan dilap kering untuk mencegah proses korosi.
Meski terlihat sepele, tiga kebiasaan di atas bisa jadi pemicu utama tangki motor cepat bocor. Perawatan yang tepat, pemilihan SPBU yang cermat, dan teknik cuci yang benar bisa memperpanjang usia tangki sekaligus menjaga performa motor tetap optimal.