Ferrari Akui Salah Perhitungan Soal Adaptasi Hamilton, Vasseur Tetap Yakin Sang Juara Bisa Bangkit
JAKARTA, GENVOICE.ID - Bos Ferrari, Fred Vasseur, mengakui bahwa timnya sempat salah perhitungan terkait betapa besar tantangan yang harus dihadapi Lewis Hamilton dalam musim debutnya bersama tim merah. Meski begitu, ia tetap optimis juara dunia tujuh kali itu mampu segera kembali menemukan performa terbaiknya.
Hamilton resmi bergabung dengan Ferrari pada awal musim 2025 dengan harapan tinggi. Setelah lebih dari satu dekade bersama McLaren dan Mercedes, kepindahan ke Maranello dianggap sebagai langkah penting untuk mengakhiri puasa gelar Ferrari sekaligus membuka babak baru dalam karier sang pembalap. Namun, perjalanan sejauh ini tidak berjalan semulus ekspektasi.
Sejauh ini, Hamilton memang menunjukkan beberapa momen gemilang, seperti merebut pole position Sprint dan meraih kemenangan di GP China. Namun, ia juga menghadapi akhir pekan yang sulit, termasuk gagal lolos kualifikasi awal hingga melewati beberapa balapan tanpa meraih poin.
Menurut Vasseur, tantangan adaptasi Hamilton ternyata jauh lebih rumit dari perkiraan tim. "Mungkin kami sedikit meremehkan perubahan besar ini," ujarnya dalam podcast Beyond The Grid. "Dia sebelumnya selalu membalap untuk tim berbasis Inggris dengan mesin yang sama. Beralih ke Ferrari berarti perubahan total-mulai dari budaya tim, lingkungan kerja, hingga gaya hidup. Itu tidak mudah hanya dengan tiga hari tes di musim dingin."
Selain faktor adaptasi, Vasseur menekankan betapa tipisnya margin dalam persaingan Formula 1 modern. "Perbedaan sepersepuluh detik saja bisa menentukan apakah seorang pembalap terlihat hebat atau sebaliknya. Hal-hal kecil-setelan sayap depan, persiapan akhir pekan, hingga simulasi-bisa berdampak besar pada hasil," jelasnya.
Meski menghadapi situasi sulit, Vasseur menegaskan Ferrari tetap memberi dukungan penuh untuk Hamilton. "Kami harus berada di sisinya saat ia kesulitan, sekaligus mendorongnya untuk bangkit. Spa dan Budapest memang berat, tapi dia tahu seluruh tim di Maranello siap membantu," ucapnya.
Vasseur juga menilai Hamilton masih menunjukkan dedikasi tinggi. Sang pembalap tidak hanya fokus di lintasan, tetapi juga berusaha memotivasi tim untuk terus berkembang. "Dia seorang juara sejati, dia punya kecepatan, dan yang lebih penting, dia tahu bagaimana membuat orang-orang di sekitarnya memberikan yang terbaik," tambahnya.
Dengan regulasi baru F1 yang akan berlaku pada 2026, Ferrari berharap adaptasi Hamilton segera tuntas sehingga mereka bisa menghadapi era baru dengan kekuatan penuh. Vasseur pun menutup dengan keyakinan, "Saya percaya dia akan melakukannya. Kami ada untuk mendukungnya setiap hari."