Berita Buruk untuk Fans Iblis Merah! Kiper Ac Milan Diragukan Tampil hingga Akhir September karena Cedera Betis
JAKARTA, GENVOICE.ID - AC Milan mendapat kabar kurang menyenangkan setelah kiper utama mereka, Mike Maignan, mengalami cedera saat menghadapi Bologna dalam lanjutan Liga Italia yang digelar pada Senin dini hari WIB. Kiper asal Prancis itu terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-55 usai mengeluhkan masalah pada betis kanannya.
Usai pertandingan, Maignan terlihat meninggalkan San Siro dengan bantuan kruk, memunculkan kekhawatiran bahwa ia berpotensi absen cukup lama. Namun, hasil pemeriksaan awal memberikan sedikit kelegaan bagi Milanisti. Dikutip dari Calciomercato, cedera yang dialami Maignan tidak tergolong serius, sehingga kemungkinan absennya dalam jangka panjang bisa dikesampingkan.
Meski demikian, belum ada kepastian mengenai durasi pemulihan sang penjaga gawang. Maignan diperkirakan akan menjalani masa istirahat yang lebih singkat dibandingkan rekan setimnya, Rafael Leão, yang lebih dulu mengalami cedera otot betis kanan dalam laga melawan Bari pada 17 Agustus. Leão sendiri diperkirakan baru akan kembali merumput pada 28 September saat Milan berhadapan dengan Napoli.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menyebut bahwa Maignan hampir pasti absen pada laga melawan Udinese yang akan digelar Sabtu, 20 September. Namun, ia masih membuka kemungkinan untuk kembali memainkan kiper andalannya pada laga penting kontra Napoli pada 28 September.
Jika Maignan harus menepi hingga akhir bulan, Milan harus menyiapkan pelapis yang siap tampil pada serangkaian laga penting dalam waktu dekat. Setelah Udinese dan Napoli, Milan akan menghadapi Juventus, Fiorentina, Pisa, dan Atalanta hingga akhir Oktober. Selain itu, mereka juga akan menjamu Lecce pada 23 September dalam ajang Piala Italia.
Memasuki bulan November, jadwal padat masih menanti. Rossoneri dijadwalkan bertemu AS Roma pada akhir pekan 2 November, Parma sepekan setelahnya, dan laga panas Derby della Madonnina melawan Inter Milan pada 23 November, pasca jeda internasional.
Absennya Maignan tentu menjadi kerugian bagi Milan, mengingat peran pentingnya sebagai penjaga terakhir dan pemimpin lini belakang. Tim pelatih kini dituntut untuk mempersiapkan rotasi ideal guna menjaga stabilitas performa di tengah jadwal kompetisi yang padat.