Lisa Mariana Ungkap Modus Pejabat Beri Uang Jajan ke Selebgram: Diselipkan di Kotak Obat hingga Pakai Rekening Berbeda

Genvoice.id | 16 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi pusat perbincangan publik setelah secara terbuka membeberkan pengakuan mencengangkan terkait dugaan aliran uang yang pernah diterimanya dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Saat ditemui awak media di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis (13/8/2026), ibu dua anak ini memaparkan secara mendetail mengenai metode tak biasa yang diduga digunakan oleh sang pejabat publik dalam menyerahkan uang jajan kepadanya, yakni dengan cara menyembunyikannya di dalam kardus berisi obat-obatan.

Rincian Pengakuan Lisa Mariana Terkait Dugaan Aliran Uang

1. Modus Penyerahan Tunai Dalam Kotak Obat

Lisa mengungkapkan bahwa uang tunai tersebut diletakkan di bagian dasar kardus obat-obatan yang diperuntukkan bagi penanganan Covid-19. Lembaran-lembaran uang ditaruh pada lapisan paling bawah, kemudian ditumpuk dengan kemasan obat di atasnya agar tidak mencurigakan atau terlihat dari luar.

2. Penggunaan Pecahan Rupiah hingga Dolar

Tidak hanya dalam bentuk Rupiah, Lisa mengaku bahwa di dalam kemasan obat tersebut ia juga beberapa kali menemukan lembaran mata uang asing berupa Dolar yang diselipkan bersamaan dengan uang tunai lainnya.

3. Mekanisme Transfer Melalui Rekening Berbeda

Untuk pemberian uang jajan berskala lebih kecil, dengan nominal berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta, proses pengiriman dana dilakukan secara nontunai. Namun, transfer tersebut diakuinya tidak pernah menggunakan rekening pribadi milik pejabat yang bersangkutan, melainkan memanfaatkan beberapa rekening atas nama yang berbeda-beda.

4. Latar Belakang Hubungan dan Persepsi Asal Uang

Lisa menjelaskan bahwa transaksi tersebut terjadi saat mereka diklaim sedang menjalin hubungan asmara pada tahun 2020. Saat menerima uang tersebut, Lisa mengaku tidak pernah menaruh prasangka atau mencurigai asal-usul sumber dana, karena ia menganggap wajar jika seorang pejabat publik memiliki kemampuan finansial yang besar dan memberikan uang jajan kepada pasangannya.

Pengakuan yang dilontarkan oleh Lisa Mariana ini menjadi sorotan hangat lantaran menyeret nama tokoh publik dan melibatkan dinamika hubungan di masa lalu. Kendati demikian, seluruh penuturan dan detail cerita ini sepenuhnya masih berstatus sebagai klaim sepihak dari Lisa.

Setiap informasi yang disampaikan tentu memerlukan pembuktian materiil, proses verifikasi dalam konteks hukum yang berlaku, serta klarifikasi berimbang dari pihak-pihak terkait agar kebenaran faktualnya dapat dipastikan secara terang benderang.