Selamat Tinggal Kamera Menonjol! Samsung Kembangkan Metalens Super Tipis untuk HP Masa Depan

Genvoice.id | 16 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Samsung siap merevolusi teknologi kamera pada perangkat pintar dengan mengembangkan "metalens", sebuah inovasi lensa ultra-tipis yang dapat mengubah desain ponsel pintar dan headset XR (Extended Reality) di masa depan.

Teknologi ini memungkinkan modul kamera menjadi jauh lebih ramping, tanpa mengorbankan kualitas.

Dilaporkan oleh Gizmochina, Jumat (15/8), Samsung mengembangkan teknologi ini bersama Universitas Sains dan Teknologi Pohang (Postech) di Korea Selatan. Hasil riset mereka telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature Communications.

Berbeda dengan lensa konvensional yang berbentuk melengkung, metalens menggunakan nanostruktur yang lebih tipis dari rambut manusia untuk mengendalikan cahaya. Teknologi ini memungkinkan pengolahan gambar tetap tajam dengan modul kamera yang jauh lebih tipis.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Jeong Geun Yun dari Samsung Research dan Prof. Junsuk Rho dari Postech menemukan metode baru untuk menunda fase cahaya sepanjang dua pertiga panjang gelombang. Ini memungkinkan desain nanostruktur yang lebih tahan lama dan mudah diproduksi, menghindari kerentanan umum pada teknologi mikro.

Hasilnya? Ketebalan modul kamera bisa dipangkas hingga 20 persen, dari yang biasanya 2 mm menjadi hanya 1,6 mm. Dampaknya sangat signifikan bagi desain perangkat masa depan, terutama ponsel pintar yang selama ini dipaksa menyesuaikan bodi demi menampung sensor kamera besar.

Dalam uji coba awal, teknologi metalens dipasang pada kamera mata inframerah untuk headset XR, yang terbukti mampu melacak iris dan pupil dengan presisi dalam sudut pandang luas hingga 120 derajat. Tingkat ketajaman lensa pun meningkat drastis, dengan nilai Modulation Transfer Function (MTF) naik dari 50 persen ke 72 persen.

Samsung mengatakan mereka akan membawa teknologi ini ke kamera cahaya tampak, langkah yang akan memungkinkan penggunaan di ponsel pintar. Artinya, tonjolan kamera yang mengganggu di belakang ponsel bisa jadi tinggal sejarah.

Tak hanya Samsung, Apple juga disebut tengah mengeksplorasi teknologi serupa, terutama untuk menggantikan modul kamera yang kini menempati area Dynamic Island. Persaingan antara dua raksasa ini bakal menentukan siapa yang pertama kali berhasil memasarkan ponsel tanpa tonjolan kamera.

Jika berhasil dikomersialisasikan, era smartphone dengan desain bodi ramping dan bersih akan kembali hadir, tanpa harus mengorbankan kualitas kamera.