SM Entertainment Resmi Tempuh Jalur Hukum Akibat Data Pribadi Member RIIZE Disalahgunakan, Jadwal Penerbangan jadi Kacau!

Genvoice.id | 16 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - SM Entertainment, agensi besar yang menaungi boy group K-Pop RIIZE, menyatakan akan mengambil langkah hukum tegas terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu dan menyalahgunakan data pribadi para anggota grup tersebut.

Dilansir dari Soompi,SM mengungkapkan bahwa mereka telah mengajukan pengaduan terhadap individu yang menyamar sebagai kenalan para member RIIZE untuk menyebarkan rumor tidak berdasar di berbagai platform daring.

"Beberapa pelaku bahkan sudah dikenai denda melalui proses pengadilan tahun lalu. Kami tidak akan menoleransi tindakan ilegal semacam ini," tegas pihak agensi.

Tidak hanya menyebarkan informasi palsu, SM juga mengungkap bahwa belakangan ini terdapat aksi penyalahgunaan informasi pribadi anggota RIIZE seperti mengubah atau membatalkan kursi penerbangan secara ilegal. Tindakan tersebut berdampak langsung pada gangguan jadwal kegiatan para anggota grup yang tengah disibukkan oleh jadwal tur dunia mereka.

Grup yang beranggotakan Shotaro, Eunseok, Sungchan, Wonbin, Sohee, dan Anton ini diketahui sedang menjalani tur bertajuk RIIZING LOUD, yang dibuka di Seoul pada 4-6 Juli 2025, dan akan melanjutkan ke berbagai negara di Asia hingga Amerika. RIIZE dijadwalkan manggung di ICE BSD HALL 5-6, Indonesia pada 10 Januari 2026.

Tak hanya para anggota, SM menyebut bahwa staf manajemen RIIZE pun menjadi korban komentar jahat dan penyebaran informasi bohong yang mengganggu pekerjaan mereka.

"Kami telah mengumpulkan bukti dari laporan aktif para penggemar serta pemantauan internal, baik di Korea maupun secara internasional. Setiap bentuk tindakan ilegal akan kami proses tanpa keringanan," tegas SM.

SM Entertainment menegaskan akan terus bersikap tanpa kompromi terhadap segala bentuk pelanggaran hukum, pencemaran nama baik, dan gangguan terhadap aktivitas artis mereka.

"Tindakan ilegal terhadap RIIZE dan seluruh pihak terkait akan kami tindak tegas sesuai hukum, tanpa pandang bulu dan tanpa keringanan hukuman," tegas SM dalam penutup pernyataannya.