Jessie Buckley Cetak Sejarah di Oscar 2026 Lewat Film "Hamnet", Jadi Aktris Irlandia Pertama yang Menang
JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktris Jessie Buckley menorehkan sejarah baru dalam ajang Academy Awards ke-98 atau Oscar 2026 setelah memenangkan penghargaan Aktris Terbaik berkat penampilannya dalam film drama sejarah "Hamnet". Penghargaan tersebut diumumkan pada malam puncak Oscar yang digelar di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (15/3) waktu setempat.
Kemenangan ini membuat Jessie Buckley tercatat sebagai aktris asal Irlandia pertama yang berhasil meraih Oscar untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik. Dalam film "Hamnet", ia memerankan karakter Agnes Shakespeare, istri dari penulis drama legendaris William Shakespeare.
Saat menerima piala Oscar pertamanya, Jessie Buckley menyampaikan pidato penuh emosi di hadapan para insan perfilman dunia. Ia menggambarkan penghargaan tersebut sebagai salah satu momen paling luar biasa dalam perjalanan kariernya di industri film.
Dalam pidatonya, Buckley juga menyinggung momen istimewa yang bertepatan dengan malam penghargaan tersebut. Ia menyebut tanggal 15 Maret sebagai Hari Ibu yang diperingati di Inggris.
Aktris berusia 36 tahun itu kemudian mendedikasikan kemenangan tersebut untuk para ibu. Menurutnya, cinta dan perjuangan seorang ibu menjadi inspirasi besar bagi kisah yang diangkat dalam film "Hamnet".
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada generasi perempuan yang telah lebih dulu membuka jalan bagi perempuan lain untuk berkarya di berbagai bidang.
Sebelum meraih Oscar, Jessie Buckley sebenarnya sudah menunjukkan dominasi di berbagai ajang penghargaan sepanjang musim awards. Penampilannya dalam "Hamnet" sebelumnya juga diganjar penghargaan di Critics Choice Awards, Golden Globe Awards, BAFTA, hingga Screen Actors Guild Awards.
Film "Hamnet" sendiri merupakan adaptasi dari novel fiksi sejarah karya penulis Irlandia Maggie O'Farrell yang terbit pada 2020. Cerita dalam film tersebut mengangkat kehidupan pribadi William Shakespeare bersama istrinya, Anne Hathaway, yang dalam cerita juga dikenal dengan nama Agnes.
Alur cerita berpusat pada tragedi keluarga setelah kematian putra mereka, Hamnet, yang meninggal pada usia 11 tahun. Peristiwa tersebut digambarkan sebagai momen yang sangat memengaruhi kehidupan keluarga Shakespeare.
Jessie Buckley juga memberikan penghormatan kepada sutradara film tersebut, Chloé Zhao, yang menurutnya berperan besar dalam membentuk karakter Agnes di layar lebar.
Ia menyebut pengalaman bekerja dengan Zhao sebagai perjalanan emosional yang mendalam, terutama dalam memahami kompleksitas cinta seorang ibu.
Dalam pidato penerimaan Oscar, Buckley turut mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tuanya yang selama ini mendukung perjalanan kariernya.
Ia mengatakan bahwa keluarganya selalu mengajarkan untuk berani bermimpi serta tidak membatasi diri oleh ekspektasi orang lain.
Pada kategori Aktris Terbaik Oscar 2026, Jessie Buckley harus menghadapi persaingan ketat dari sejumlah aktris ternama. Nominasi lain di kategori tersebut antara lain Emma Stone melalui film "Bugonia", Rose Byrne lewat "If I Had Legs I'd Kick You", Renate Reinsve dalam "Sentimental Value", serta Kate Hudson melalui film "Song Sung Blue".
Meski berhasil membawa pulang piala Oscar, Jessie Buckley tetap memberikan penghormatan kepada para rivalnya. Ia menyebut para nominasi lain sebagai perempuan luar biasa yang menghadirkan penampilan mengesankan di layar lebar.
Menurutnya, berada dalam daftar nominasi bersama para aktris tersebut sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Ia juga mengaku terinspirasi oleh karya serta dedikasi mereka di dunia perfilman.
Kemenangan Jessie Buckley melalui film "Hamnet" menjadi salah satu momen bersejarah dalam Oscar 2026 sekaligus menegaskan kiprahnya sebagai salah satu aktris paling menonjol di industri film saat ini.