Javier Bardem Lantangkan Free Palestine di Panggung Oscar 2026, Disambut Tepuk Tangan Meriah
JAKARTA, GENVOICE.ID - Malam puncak Academy Awards ke-98 di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat, tidak hanya dipenuhi penghargaan film, tetapi juga pernyataan politik dari sejumlah figur industri hiburan. Salah satu momen yang paling menyita perhatian datang dari aktor Spanyol Javier Bardem.
Saat naik ke panggung untuk mempersembahkan kategori Best International Feature Film, Bardem membuka pidatonya dengan pernyataan yang tegas. Ia menyuarakan pesan anti-perang sekaligus dukungan terhadap Palestina.
"No to war, and free Palestine," ujar Bardem di hadapan para tamu undangan Oscar.
Ucapan tersebut langsung disambut tepuk tangan panjang dan sorakan dari sebagian besar hadirin di dalam gedung Dolby Theatre.
Pesan Sudah Terlihat Sejak Red Carpet
Sikap politik Bardem sebenarnya sudah terlihat bahkan sebelum ia naik ke panggung. Di red carpet Oscar 2026, ia tampil mengenakan tuksedo abu-abu gelap yang dihiasi dua pin di bagian lapel.
Salah satu pin bertuliskan "No a la Guerra" yang berarti "Tidak untuk Perang". Pin lainnya menampilkan gambar Handala, simbol yang dikenal luas sebagai representasi identitas dan perjuangan rakyat Palestina.
Setelah memasuki panggung, Bardem kemudian membacakan nominasi kategori Film Internasional bersama aktris Priyanka Chopra Jonas. Dalam kategori tersebut, film Norwegia "Sentimental Value" akhirnya diumumkan sebagai pemenang.
Bukan Pertama Kali Javier Bardem Bersuara
Pernyataan di Oscar 2026 bukan pertama kalinya Bardem menyampaikan dukungan terhadap Palestina. Aktor pemenang Oscar itu termasuk di antara ribuan pekerja film yang menandatangani petisi Film Workers for Palestine, sebuah gerakan yang menyerukan boikot terhadap institusi film Israel yang dianggap terlibat dalam pelanggaran terhadap rakyat Palestina.
Sejumlah nama besar Hollywood juga tercatat sebagai penandatangan, di antaranya Joaquin Phoenix, Emma Stone, Mark Ruffalo, serta sutradara Yorgos Lanthimos.
Selain melalui pernyataan publik, Bardem juga terlibat dalam proyek film yang mengangkat isu Palestina. Ia menjadi produser eksekutif film "All That's Left of You", karya sutradara Palestina-Amerika Cherien Dabis, yang menjadi perwakilan Yordania dalam kategori Film Internasional di Oscar tahun ini.
Oscar 2026 Diwarnai Pernyataan Politik
Pidato Bardem menjadi salah satu dari beberapa pernyataan politik yang muncul sepanjang malam Oscar 2026. Sejumlah sineas dan tamu undangan juga menggunakan kesempatan tersebut untuk menyoroti berbagai isu global, termasuk konflik bersenjata dan krisis kemanusiaan di sejumlah wilayah dunia.
Aktris sekaligus penyair lisan Saja Kilani, yang hadir mewakili film "The Voice of Hind Rajab", juga menyuarakan dukungan terhadap gencatan senjata di Gaza dengan mengenakan pin bertuliskan Artists4Ceasefire.
Ia menyebut konflik yang terjadi di berbagai wilayah, termasuk Palestina, Lebanon, dan Iran, sebagai pengingat bahwa dunia masih menghadapi krisis kemanusiaan yang serius.
Momen-momen seperti ini menunjukkan bahwa panggung Oscar tidak hanya menjadi tempat perayaan karya film terbaik, tetapi juga ruang bagi para pelaku industri hiburan untuk menyampaikan sikap dan pandangan mereka terhadap isu global yang tengah terjadi.