Benarkah Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 Hanya untuk Pemilik KTP Jakarta?

Genvoice.id | 16 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarakan program mudik gratis untuk Idulfitri 2026.

Namun, program ini hanya diperuntukkan bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati Eli, mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan mekanisme pendaftaran agar berjalan transparan dan tertib. Ia memastikan syarat utama kepesertaan adalah kepemilikan KTP Jakarta.

"Nanti kami sedang siapkan proses pendaftarannya agar transparan. KTP-nya harus KTP Jakarta. Pendaftarannya akan dimulai dan kami beritakan jauh-jauh hari," ujar Eli di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Pada penyelenggaraan mudik gratis tahun lalu, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 293 unit bus yang mengangkut sebanyak 22.403 pemudik ke berbagai daerah tujuan. Tahun ini, jumlah peserta dipastikan akan bertambah seiring adanya kolaborasi dengan sejumlah mitra.

Eli menegaskan, Pemprov DKI tetap berkomitmen menyelenggarakan mudik gratis sebagai bentuk pelayanan kepada warga Jakarta. Dukungan dari berbagai pihak dinilai membuat cakupan program menjadi lebih luas.

"Tahun ini kami tetap menyelenggarakan mudik gratis. Bahkan karena ada beberapa kolaborator yang bersedia, jumlah masyarakat yang akan terfasilitasi menjadi bertambah," kata Eli.

Mekanisme pendaftaran dan persyaratan resmi akan diumumkan lebih awal agar masyarakat dapat mempersiapkan diri. Warga Jakarta diminta menunggu informasi resmi terkait waktu pendaftaran dan teknis pelaksanaan mudik gratis Idulfitri 2026.

Selain layanan bus, pada mudik Lebaran 2025 lalu, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan 20 unit truk untuk mengangkut sepeda motor milik pemudik. Fasilitas ini disiapkan guna meningkatkan keselamatan perjalanan dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan.

Untuk tahun ini, Pemprov DKI menargetkan layanan yang lebih luas agar semakin banyak warga Jakarta dapat menikmati program mudik gratis. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi warga sekaligus memastikan arus mudik berlangsung lebih aman dan tertib.