Film-film Baru Tersendat di Box Office! 'Novocaine' dan 'Black Bag' Kehilangan Momentum
JAKARTA, GENVOICE.ID - Bioskop masih sepi sejak awal 2025, dan akhir pekan ini diperkirakan menjadi salah satu yang paling lesu dalam sejarah box office. Meskipun ada dua rilisan baru secara luas, komedi laga slapstick "Novocaine" dari Paramount dan film mata-mata "Black Bag" dari Focus Features, namun, pendapatan keseluruhan tetap suram. Bahkan, kemungkinan besar tidak ada satu pun film yang mampu menembus angka 10 juta dolar AS, sesuatu yang terakhir kali terjadi pada Februari 2024 ketika "Argylle" gagal bertahan di akhir pekan keduanya.
Dilansir dari Variety, akhir pekan Super Bowl pada 7 Februari 2025 masih menjadi yang terburuk tahun ini, dengan "Dog Man" memimpin perolehan sebesar 13 juta dolar AS dan total pendapatan semua film hanya mencapai 55,8 juta dolar AS. Namun, akhir pekan ini bisa mencetak rekor lebih rendah.
Untuk sementara, "Novocaine" memiliki peluang terbesar untuk menempati posisi pertama. Film yang disutradarai oleh Dan Berk dan Robert Olsen ini menampilkan Jack Quaid sebagai seorang bankir yang berubah menjadi vigilante setelah kehilangan rasa sakit. Sejauh ini, film ini telah menghasilkan 3,9 juta dolar AS dari pemutaran Jumat dan pratinjau di 3.365 lokasi, dengan prediksi akhir pekan sekitar 8,5 juta dolar AS. Target awal 10 juta dolar AS tampaknya sulit dicapai, meskipun performa hari Sabtu bisa menjadi penentu.
Dengan anggaran produksi 18 juta dolar AS, "Novocaine" bukanlah investasi besar bagi Paramount. Ulasan positif bisa membantu memperpanjang masa tayang di bioskop, tetapi skor CinemaScore yang hanya "B" menunjukkan reaksi penonton yang cukup beragam.
Sementara itu, "Black Bag" dari Focus Features mengincar posisi ketiga dengan genre thriller mata-mata berbalut konflik rumah tangga dan geopolitik. Disutradarai oleh Steven Soderbergh dan dibintangi oleh Cate Blanchett, Michael Fassbender, serta Pierce Brosnan, film ini mengantongi 2,8 juta dolar AS dari pemutaran Jumat dan pratinjau di 2.705 bioskop.
Dengan anggaran produksi mencapai 50 juta dolar AS, cukup besar untuk ukuran Focus Features, harapannya adalah film ini bisa bertahan lama di bioskop dan menarik perhatian pasar internasional. "Black Bag" mendapat salah satu ulasan terbaik dalam karier Soderbergh, tetapi skor CinemaScore "B" menunjukkan bahwa respons penonton sedikit lebih dingin dibandingkan kritik.
Setelah menduduki puncak pada akhir pekan sebelumnya, "Mickey 17" dari Warner Bros. diperkirakan turun ke posisi kedua. Film komedi interplanetary karya Bong Joon Ho ini meraup 2,2 juta dolar AS pada hari Jumat dan diproyeksikan mengalami penurunan sebesar 60% dari akhir pekan sebelumnya. Setelah 10 hari tayang, pendapatan domestiknya baru mencapai 33 juta dolar AS, jauh dari impas mengingat anggaran produksinya mencapai 118 juta dolar AS. Dengan performa global yang juga lesu, "Mickey 17" tampaknya akan kesulitan mencapai titik balik modal.
Sementara itu, "Captain America: Brave New World" dari Disney masih bertahan di peringkat keempat dengan tambahan 1,5 juta dolar AS pada hari Jumat, meningkatkan total domestiknya menjadi 181,4 juta dolar AS. Setelah lima minggu tayang, film ini diperkirakan akan mengakhiri masa tayangnya sebagai salah satu film Marvel Cinematic Universe (MCU) dengan pendapatan terendah, hanya melewati "Ant-Man" (180 juta dolar AS), "Thor" (181 juta dolar AS), dan "Black Widow" (183 juta dolar AS). Dengan "Thor: The Dark World" (206 juta dolar AS) tampak sulit dicapai, "Brave New World" akan berakhir di peringkat ke-28 dari 35 film dalam sejarah MCU. Marvel kini berharap bisa bangkit kembali pada musim panas dengan "Thunderbolts*" dan "The Fantastic Four: First Steps."
Di luar film-film besar, "The Day the Earth Blew Up: A Looney Tunes Movie" dari Ketchup Entertainment dan Falling Forward Entertainment diperkirakan menempati posisi kelima dengan perolehan sekitar 3 juta dolar AS dari 2.827 bioskop. Film animasi ini awalnya direncanakan untuk tayang di HBO Max sebelum akhirnya dijual ke distributor lain. Dengan ulasan positif dan skor CinemaScore "B+," film ini berpotensi bertahan di bioskop untuk beberapa minggu ke depan.
Sementara itu, "The Last Supper" dari Pinnacle Peaks Pictures juga berpeluang masuk lima besar dengan pendapatan sekitar 1 juta dolar AS pada hari pembukaannya di 1.575 lokasi. Film ini mendapatkan skor CinemaScore "A-," yang menandakan respons positif dari penonton.
Di segmen horor, A24 merilis "Opus," film thriller satir tentang kultus selebriti yang dibintangi Ayo Edebiri. Tayang di 1.764 bioskop, film ini hanya mampu meraup 420.000 dolar AS pada hari Jumat dan harus berjuang keras untuk menembus angka 1 juta dolar AS di akhir pekan pertamanya. "Opus" mendapat respons negatif dari para kritikus di Sundance dan skor CinemaScore "C+," menandakan bahwa penonton juga tidak terlalu antusias. Meski demikian, dengan anggaran produksi di bawah 10 juta dolar AS, film ini masih bisa mencapai keuntungan jika mendapat respons yang lebih baik dalam jangka panjang.
Secara keseluruhan, akhir pekan ini menjadi salah satu yang paling lemah bagi box office di awal 2025. Dengan tidak ada film yang mampu meraih lebih dari 10 juta dolar AS, industri film harus mencari cara untuk menarik kembali penonton ke bioskop. Beberapa film dengan ulasan positif seperti "Novocaine" dan "Black Bag" mungkin bisa bertahan lebih lama, tetapi Hollywood kini sangat menantikan blockbuster musim panas untuk membalikkan keadaan.