Klarifikasi Dugaan Penipuan iPhone, Satria Mahathir Akui Terpuruk dan Kehilangan Pekerjaan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Selebgram Satria Mahathir akhirnya buka suara terkait dugaan penipuan jual beli iPhone yang ramai dibahas di media sosial. Lewat video yang diunggah di akun TikTok pribadinya, ia menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan.
Dalam video tersebut, Satria mengaku menyesali perbuatannya dan merasa berada di titik terendah dalam hidup. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada siapa pun yang pernah tersakiti oleh tindakannya, baik disengaja maupun tidak.
Ia juga mengungkap kondisi finansialnya yang disebut tengah memburuk. Satria mengklaim telah kehilangan pekerjaan aktif dan terpaksa menjual sejumlah aset pribadi, termasuk mobil dan barang-barang mewah yang sebelumnya kerap ia tampilkan di media sosial.
Menurut pengakuannya, saldo rekening yang dimilikinya kini tersisa sekitar Rp10 juta. Kondisi tersebut disebut sangat kontras dengan gaya hidup glamor yang selama ini melekat pada citranya sebagai selebgram.
Dalam video itu, Satria mengaku kebingungan mencari cara untuk bertahan hidup. Ia menyebut kemungkinan menjual barang-barang pribadi, termasuk ponsel dan koleksi pakaian lama, demi menyambung hidup setelah kehilangan sumber penghasilan utama.
Namun, klarifikasi tersebut tidak sepenuhnya mendapat simpati publik. Di kolom komentar, banyak warganet justru kembali menyinggung dugaan kasus jual beli ponsel yang menyeret namanya. Sejumlah komentar mempertanyakan nasib pembeli yang merasa dirugikan.
Tak sedikit pula yang menilai unggahan tersebut dipenuhi komentar bernada positif yang dianggap tidak organik. Kritik hingga komentar pedas pun bermunculan, menandakan polemik seputar kasus ini masih memicu reaksi keras di media sosial.
Hingga kini, belum ada perkembangan lebih lanjut terkait penyelesaian dugaan kasus jual beli iPhone tersebut. Namun, pengakuan Satria Mahathir menambah sorotan publik terhadap kontroversi yang menimpanya.