Inter Milan Sikat Genoa 2-0 dan Kudeta Puncak Klasemen Serie A, Lautaro Martinez Cetak Gol dan Pelatih Chivu Ungkap Taktik Rahasia Anti-Kalah Setelah 5 Tahun Mandul di Kandang Lawan!

Genvoice.id | 15 Dec 2025

JAKATRA, GENVOICE.ID - Gen, ada kabar panas dari Liga Italia! Inter Milan sukses meraih kemenangan beruntun ketiga mereka setelah menumbangkan Genoa dengan skor meyakinkan 2-0 pada Senin (15/12/2025). Kemenangan krusial ini-berkat gol dari Bisseck dan top scorer sementara, Lautaro Martinez-langsung mengantarkan Nerazzurri melesat ke posisi pertama klasemen Serie A!

Kemenangan ini diraih Inter setelah 15 pertandingan dengan koleksi 33 poin. Performa apik ini ditopang oleh ketajaman kapten tim, Lautaro Martinez, yang kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak liga dengan total delapan gol.

Kemenangan ini terasa lebih spesial karena Inter berhasil mengakhiri rekor buruk mereka. Pelatih Cristian Chivu mengawali analisisnya dengan menyoroti betapa sulitnya menghadapi Genoa di markas mereka sendiri.

"Genoa selalu sulit dihadapi di kandang, terutama bagi Inter," ujar Chivu, dilansir laman Inter Official. Ia mengakui bahwa timnya belum pernah menang di markas Genoa dalam lima tahun terakhir! Chivu pun memuji habis-habisan anak asuhnya yang mampu memberikan performa terbaik dan memecahkan rekor buruk tersebut.

Penyesuaian Taktik dan Kebobolan yang Mengancam

Meskipun unggul, pertandingan Inter tidak berjalan mulus. Chivu mengungkapkan bahwa tim sempat menghadapi ancaman serius, terutama di babak kedua ketika Inter nyaris kebobolan gol balasan. Namun, tim langsung bekerja keras, mampu beradaptasi, dan mengatasi tekanan dengan baik untuk mengamankan tiga poin krusial.

Chivu menjelaskan bahwa timnya harus melakukan penyesuaian taktik mendadak untuk menghadapi tekanan keras dari Genoa, terutama saat lawan mulai mengandalkan bola-bola panjang. Inter beralih ke formasi empat bek dan melakukan pergantian pemain cerdas, seperti memasukkan Akanji menggantikan Zielinski, yang bertujuan memperkuat pertahanan dan menjaga kedisiplalan tim.

"Pemain pengganti menunjukkan kedewasaan, karakter, dan keterampilan sesungguhnya," puji Chivu.

Perubahan posisi di lini serang juga berjalan efektif. Chivu memuji kontribusi penyerang andalannya setelah perubahan formasi.

"Lautaro menemukan banyak bola, memenuhi kotak penalti, dan bahkan mencetak gol," ujar Chivu, menyoroti peran sentral sang kapten yang berhasil memanfaatkan penyesuaian taktik tersebut.

Tak hanya itu, penyesuaian juga dilakukan di sisi sayap. Karena Bastoni diawal ketat di sisi kiri, permainan lebih banyak dikembangkan di sisi kanan melalui Bisseck dan Luis Henrique, yang terbukti ampuh membongkar pertahanan lawan dan menciptakan gol pembuka.

Jawaban Atas Keraguan Publik

Chivu menegaskan bahwa tim merespons dengan cara yang sangat tepat untuk mengalahkan Genoa. Kemenangan ini menjadi bukti nyata perkembangan dan konsistensi tim di bawah asuhannya.

Ia mengingatkan bahwa lima bulan lalu, banyak pihak yang meragukan kualitas timnya. Namun, kini Inter terus bersaing di puncak klasemen dengan menunjukkan konsistensi tinggi dalam setiap pertandingan. Keberhasilan menaklukkan Genoa, yang selalu menjadi momok dalam lima tahun terakhir, adalah bukti paling kuat dari perkembangan karakter para pemain muda Nerazzurri.

Gen, apakah menurut kamu perubahan taktik cepat yang dilakukan Cristian Chivu ini menunjukkan bahwa Inter Milan sudah siap bersaing memperebutkan Scudetto musim ini?