Zayn Malik Kembali ke One Direction? Ini Fakta yang Sebenarnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, internet sempat ramai setelah beredar kabar bahwa Zayn Malik kembali bergabung ke One Direction setelah 10 tahun meninggalkan grup tersebut. Nama Zayn mendadak jadi trending, dan para Directioners langsung heboh membicarakan kemungkinan reuni besar-besaran. Isu ini makin kencang karena adanya dokumen resmi Companies House di Inggris yang menyebut nama Zayn kembali aktif dalam struktur perusahaan yang menaungi One Direction, yaitu PPM Music Limited. Banyak yang langsung percaya tanpa membaca detailnya lebih jauh.
Rumor itu berawal dari laporan The Sun yang menyebutkan bahwa per 3 November 2025, Zayn tercatat lagi sebagai active director di PPM Music Limited. Ini bikin banyak orang yakin kalau Zayn akhirnya "balik kandang" setelah hengkang pada 2015. Apalagi, dokumen itu menempatkan namanya berdampingan dengan Harry Styles, Niall Horan, dan Louis Tomlinson. Keempatnya tercatat menggunakan alamat kantor hukum musik ternama, Lee and Thompson LLP, yang juga pernah menangani karier solo mendiang Liam Payne.
Tapi, Gen, kalau lihat dokumen terbaru yang dirilis per 13 November, semua informasi itu langsung terbantahkan. Menurut laporan Metro, tidak ada nama Zayn, Harry, Niall, maupun Louis sebagai active director. Bahkan, dokumen tersebut menegaskan bahwa posisi Zayn sebagai director sudah berakhir sejak 2016. Sementara ketiga anggota lain disebut mengakhiri jabatan mereka pada 31 Desember 2022.
Perubahan yang membuat fans salah paham justru datang dari bagian administratif lain. Pembaruan yang tercatat pada 3 November itu hanyalah perubahan alamat Zayn di data perusahaan-bukan penunjukan ulang sebagai director, apalagi tanda reuni One Direction. Jadi, kesimpulan bahwa Zayn kembali ke grup itu sebenarnya berasal dari interpretasi keliru atas data administrasi.
Sementara itu, kabar lain terkait perusahaan adalah perubahan status Liam Payne. Dia resmi dihapus sebagai "person of significant control" setelah meninggal tragis pada 16 Oktober 2024 di Buenos Aires. Perubahan ini kemudian diikuti pembaruan dokumen lain yang kemungkinan membuat publik salah membaca konteksnya.
Secara struktur, PPM Music Limited sampai sekarang masih dipimpin oleh dua director aktif, yaitu Lawrence Engel dari Lee & Thompson serta Alan McEvoy dari Live Wire Business Management. Mereka yang menjalankan perusahaan, bukan para personel One Direction.
Meski begitu, Zayn, Harry, Louis, dan Niall tetap tercatat memiliki pengaruh dalam perusahaan dengan porsi 25 persen saham atau hak suara masing-masing-status yang tidak berubah sejak 2016. Namun, hal ini tidak berarti mereka aktif mengelola perusahaan bersama atau kembali bermusik sebagai grup.
Jadi, Gen, kabar reuni itu belum terbukti sama sekali. Isu "Zayn balik ke One Direction" ternyata cuma kesimpulan terburu-buru dari pembaruan administratif yang tidak terkait dengan aktivitas musik mereka.