Ahmad Sahroni Kembali Muncul ke Publik, Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Hukum

Genvoice.id | 15 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni, kembali menjadi sorotan publik setelah sempat jarang muncul usai insiden penjarahan di rumahnya pada akhir Agustus 2025. Kali ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu tampil di acara Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Universitas Borobudur, Jakarta, Selasa (14/10), sebagai salah satu wisudawan program Doktor (S3) Ilmu Hukum.

Dalam momen tersebut, Sahroni tampak mengenakan toga hitam dengan lis merah, sesuai identitas fakultas hukum kampus tersebut. Mengutip dari SINDOnews, Rabu (15/5), politikus asal Tanjung Priok itu tampak tersenyum saat menyalami jajaran petinggi universitas sebelum naik ke panggung wisuda.

Sahroni berhasil meraih gelar doktor dengan disertasi berjudul "Pemberantasan Korupsi Melalui Prinsip Ultimum Remidium: Suatu Strategi Pengembalian Kerugian Keuangan Negara". Ia juga berfoto bersama sejumlah tokoh, salah satunya Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang hadir sebagai Ketua MPR RI ke-15 sekaligus anggota Sidang Senat Terbuka Universitas Borobudur.

Dalam acara yang meluluskan 594 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan itu, Bamsoet menyampaikan pentingnya wisuda sebagai momentum strategis untuk mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyoroti tantangan dunia kerja yang masih belum mampu menyerap seluruh lulusan perguruan tinggi secara optimal.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka nasional mencapai 4,76 persen atau sekitar 7,28 juta orang, dengan lebih dari satu juta di antaranya merupakan lulusan perguruan tinggi. "Ini kontradiksi besar. Kita punya banyak sarjana baru setiap tahun, tapi kompetensi mereka belum sepenuhnya sesuai kebutuhan industri," ujar Bamsoet.

Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM). Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) serta Matching Fund disebut telah membantu mempertemukan dunia kampus dan industri. Namun, Bamsoet menegaskan perlunya dorongan lebih lanjut agar kolaborasi tersebut tidak berhenti di tingkat kebijakan.

Selain Ahmad Sahroni, sejumlah tokoh lain juga turut diwisuda sebagai doktor ilmu hukum, antara lain Trimedya Panjaitan (PDIP), Hamid Noor (PKS), Askolani (Bupati Banyuasin), Mayjen TNI Endro Satoto, dan Brigjen Pol I Gusti Gede Maha Andika.

Dengan gelar akademiknya yang baru, Ahmad Sahroni kini menambah panjang daftar politikus yang meraih pendidikan doktoral di bidang hukum. Setelah melalui masa sulit, kehadirannya kembali di publik lewat momen akademis ini menjadi sinyal bahwa "Crazy Rich Tanjung Priok" tersebut siap bangkit dengan citra baru-bukan hanya sebagai pengusaha dan politisi, tetapi juga sebagai seorang intelektual hukum.