Leo/Daniel Siap Tebus Kegagalan di Asian Games 2026

Genvoice.id | 15 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin membawa ambisi besar saat tampil di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Pasangan yang dikenal dengan julukan The Babies itu ingin memperbaiki hasil yang mereka raih pada edisi sebelumnya.

Pada Asian Games 2022 di Hangzhou, Leo/Daniel harus puas menjadi semifinalis. Langkah mereka terhenti setelah dikalahkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, yang saat itu berstatus unggulan kedua.

Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Leo/Daniel sebelum kembali tampil di ajang multievent Asia. Leo menegaskan bahwa mereka ingin menghindari kesalahan yang sama dan bermain lebih berani di Jepang.

"Kegagalan di Asian Games Hangzhou kami jadikan pelajaran dan pengalaman. Kami harus perbaiki kesalahan, jangan diulangi lagi. Di Nagoya nanti kami harus tampil lebih berani," ujar Leo Rolly Carnando dalam keterangan resmi PBSI, Senin (14/9).

Leo/Daniel Jalani Persiapan di Tokyo

Leo/Daniel bersama tim bulu tangkis Indonesia lainnya telah tiba di Jepang sejak Minggu (13/9). Mereka saat ini menjalani pemusatan latihan di Tokyo sebagai bagian dari persiapan sebelum menuju lokasi pertandingan Asian Games 2026.

Daniel mengatakan program latihan yang dijalani di Tokyo masih melanjutkan menu yang sebelumnya telah disiapkan ketika mereka berada di Indonesia. Selain menjaga kondisi fisik dan permainan, pasangan ini juga mulai beradaptasi dengan lingkungan serta suasana tim.

"Suasana di sini enak dan kebersamaan timnya mulai terbangun. Semoga terus positif dari hari ke hari," kata Daniel.

Kondisi tim yang semakin kompak diharapkan membantu Leo/Daniel mempersiapkan diri menghadapi persaingan di Asian Games. Mereka tidak hanya dituntut menjaga performa individu, tetapi juga beradaptasi dengan atmosfer pertandingan multievent.

Modal Positif Leo/Daniel Jelang Asian Games

Leo/Daniel datang ke Asian Games 2026 dengan sejumlah modal positif. Mereka sebelumnya berhasil menjadi juara Thailand Open 2026.

Kepercayaan diri keduanya juga mendapat tambahan setelah berhasil mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, pada babak pertama China Masters.

Meski memiliki catatan positif tersebut, Leo/Daniel tidak ingin terlalu percaya diri. Mereka menyadari persaingan di Asian Games 2026 akan berlangsung ketat dan setiap pertandingan menghadirkan tantangan berbeda.

Karena itu, fokus mereka bukan hanya menghadapi pasangan tertentu. Leo/Daniel memilih untuk mempersiapkan diri menghadapi setiap lawan dan berusaha tampil lebih berani dibandingkan saat Asian Games Hangzhou.

Bagi Leo/Daniel, Asian Games 2026 menjadi kesempatan untuk memperbaiki pencapaian empat tahun lalu sekaligus membuktikan bahwa pengalaman pahit di Hangzhou dapat menjadi modal untuk meraih hasil lebih baik di Aichi-Nagoya.