Tips Rawat Motor Matic Biar Awet, Stop Kebiasaan Geber Gas Sembarangan!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Buat Gen yang setiap hari ngandelin motor matic buat kerja, kuliah, atau sekadar nongkrong, ada satu kebiasaan kecil yang diam-diam bisa bikin motor cepat rusak - nge-geber gas pas motor lagi diem. Biasanya ini kejadian di lampu merah, macet, atau malah pas motor lagi di standar tengah. Sekilas sih kayak nggak masalah, tapi efeknya ke mesin dan CVT bisa bikin dompet nangis.
Dilansir dari ANTARA, kalau kebiasaan ini terus dilakukan, komponen penting seperti piston, klep, sampai connecting rod bisa kena imbas. Dalam kondisi tertentu, mesinnya bahkan bisa turun total. Kerusakannya bukan cuma di mesin, tapi juga di bagian CVT. V-belt, roller, pulley, sampai kampas kopling bakal kerja ekstra tanpa alasan yang jelas, bikin cepat aus, panas, bahkan putus di tengah jalan.
Biasanya, tanda-tanda awal kerusakan mulai kerasa dari suara CVT yang kasar, akselerasi yang nggak mulus, sampai getaran berlebih waktu jalan. Kadang motor juga terasa "ngempos" meski gas sudah diputar dalam-dalam.
Biar nggak kejadian sama motor kamu, ada beberapa langkah gampang yang bisa kamu terapin:
-
Stop geber gas saat motor lagi diem, apalagi kalau posisinya di standar tengah atau sambil nahan rem.
-
Panasin mesin 1-2 menit sebelum dipakai, biar oli nyebar rata ke seluruh komponen.
-
Jangan buka gas sambil tarik rem, karena bikin V-belt ketarik-ulur terus-menerus.
-
Rutin servis CVT dan ganti V-belt sesuai rekomendasi, biasanya tiap 15.000-20.000 km.
Intinya, kebiasaan kecil bisa punya efek besar. Rawat motor matic kamu mulai dari hal sederhana, supaya performanya tetap oke dan nggak bikin kantong bolong gara-gara biaya perbaikan.