Inilah 10 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali, Jurnalisme Berada di Posisi Pertama

Genvoice.id | 15 Jun 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID -Memilih program studi atau jurusan kuliah yang tepat merupakan salah satu keputusan paling krusial yang menentukan arah masa depan karier seseorang.

Sayangnya, tidak sedikit alumni perguruan tinggi yang baru menyadari adanya ketidakcocokan antara ekspektasi masa kuliah dengan realitas dunia kerja setelah mereka meraih gelar sarjana.

Sebuah riset terbaru dari platform penyedia lowongan kerja global, ZipRecruiter, mengungkapkan fenomena tingkat penyesalan lulusan terhadap program studi yang pernah mereka ambil.

Berdasarkan jajak pendapat terhadap seribu lebih pencari kerja berpendidikan tinggi, faktor kompensasi upah dan ketersediaan lapangan kerja menjadi pemicu utama munculnya rasa kecewa tersebut.

Simak daftar lengkap sepuluh jurusan kuliah yang paling banyak disesali lulusannya demi meminimalkan risiko salah pilih berikut ini.

Daftar 10 Program Studi dengan Persentase Penyesalan Tertinggi

Berdasarkan hasil akumulasi data dari para koresponden, berikut adalah sepuluh bidang peminatan akademik yang menduduki peringkat teratas dalam hal persentase penyesalan dari para alumninya:

  1. Jurnalisme (87%): Menempati urutan pertama dengan angka penyesalan tertinggi, umumnya dipicu oleh pergeseran industri media massa serta tuntutan beban kerja yang tidak sebanding dengan standar upah rata-rata.

  2. Sosiologi (72%): Keterbatasan serapan pasar kerja spesifik bagi ahli sosiologi di sektor swasta membuat ranah ini cukup banyak dikeluhkan.

  3. Seni (72%): Ketidakpastian jenjang karier yang linier serta ketergantungan yang tinggi pada proyek lepasan membuat sektor industri kreatif ini dinilai penuh risiko finansial.

  4. Ilmu Komunikasi (64%): Meskipun memiliki cakupan ilmu yang luas, tingginya angka kompetisi antarlulusan membuat persaingan mencari kerja di bidang ini menjadi sangat ketat.

  5. Pendidikan (61%): Profesi keguruan kerap disesali akibat masih rendahnya apresiasi pendapatan guru di berbagai wilayah jika dibandingkan dengan besarnya tanggung jawab profesi.

  6. Manajemen Pemasaran (Marketing) dan Riset (60%): Dinamika target penjualan yang tinggi serta perubahan konstan tren pasar digital memicu kejenuhan dini di kalangan pekerjanya.

  7. Pendamping Medis / Asisten Tenaga Kesehatan (56%): Risiko kelelahan fisik (burnout) akibat jam kerja operasional yang panjang sering kali tidak diimbangi dengan struktur remunerasi yang memuaskan.

  8. Ilmu Politik dan Pemerintahan (56%): Peluang kerja yang cenderung eksklusif dan terbatas pada instansi birokrasi atau lembaga riset politik tertentu menyulitkan para pencari kerja baru.

  9. Biologi (52%): Lulusan murni di bidang sains ini sering kali dituntut untuk melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana (S2) terlebih dahulu agar bisa mendapatkan posisi profesi yang mapan.

  10. Sastra Inggris (52%): Masifnya penggunaan bahasa Inggris sebagai kemampuan dasar universal di era modern membuat keahlian khusus dari jurusan ini kehilangan daya tawar eksklusifnya di mata korporasi.

Apakah program studi kamu saat ini termasuk ke dalam salah satu daftar di atas? Yuk, bagikan pengalamanmu di kolom komentar!