Fakta Super New Moon 17 Mei 2026: Daftar 24 Wilayah Indonesia yang Terancam Banjir Rob

Genvoice.id | 15 May 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang fenomena Super New Moon 17 Mei 2026 yang diprediksi akan memicu banjir rob di puluhan wilayah pesisir Indonesia.

Fenomena astronomi yang terjadi saat bulan berada pada titik terdekat dengan bumi (perigee) ini berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut secara signifikan.

Menurut peringatan dini dari BMKG, dampak pasang maksimum ini diperkirakan berlangsung antara tanggal 11 hingga 24 Mei 2026 dan dapat mengganggu aktivitas pelabuhan serta ekonomi masyarakat pesisir.

Memahami fakta di balik Super New Moon sangat penting sebagai langkah mitigasi menghadapi ancaman banjir pesisir di wilayah Gen.

1. Penyebab dan Dampak Fisik

Super New Moon terjadi karena orbit bulan yang berbentuk elips membawa bulan pada posisi paling dekat dengan Bumi (Perigee). Hal ini mengakibatkan gaya gravitasi bulan terhadap bumi meningkat, yang secara langsung menyebabkan:

  • Peningkatan Tinggi Muka Air Laut: Pasang air laut akan mencapai titik maksimumnya.

  • Bulan Tampak Lebih Besar: Meski fase bulan baru membuat bulan tidak terlihat sepenuhnya, secara astronomis ukurannya akan tampak lebih besar dari biasanya.

2. Gangguan Aktivitas di Wilayah Pesisir

Meningkatnya tinggi muka air laut berpotensi memicu banjir rob (limpasan air laut ke daratan). Dampak ini dapat mengganggu berbagai sektor, di antaranya:

  • Logistik Pelabuhan: Terhambatnya proses bongkar muat barang.

  • Ekonomi Rakyat: Gangguan pada aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

  • Transportasi: Akses jalan di pemukiman pesisir yang terendam air.

3. Daftar 24 Wilayah Berpotensi Banjir Rob (11-24 Mei 2026)

BMKG memetakan wilayah pesisir yang harus waspada selama periode pasang maksimum ini, meliputi:

  • Sumatra: Aceh, Sumut, Kep. Riau, Sumbar, Jambi, Bangka Belitung, Lampung.

  • Jawa: Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

  • Kalimantan: Kalbar, Kaltara, Kaltim, Kalsel.

  • Bali & Nusa Tenggara: Bali, NTB, NTT.

  • Sulawesi, Maluku, Papua: Sulut, Sulsel, Maluku, Papua Selatan.

Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ini, masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar pelabuhan dan pesisir sangat disarankan untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Pastikan Gen rutin memantau informasi cuaca maritim terbaru melalui kanal resmi BMKG di laman maritim.bmkg.go.id atau media sosial @BMKGmaritim. Tetap waspada dan utamakan keselamatan diri serta aset Gen selama fenomena ini berlangsung.