Head to head Liverpool vs Tottenham, Dominasi Total The Reds Siap Hajar Spurs yang Lagi Krisis
JAKRTA, GENVOICE.ID - Pertarungan klasik yang selalu menyajikan drama tensi tinggi bakal kembali tersaji di markas keramat, Anfield. Liverpool dijadwalkan bakal menjamu Tottenham pada pekan ke-30 Premier League musim 2025/2026, Minggu malam, 15 Maret 2026.
Pertandingan ini diprediksi bakal berjalan sangat panas dan emosional karena kedua tim datang dengan misi yang benar-benar berbanding terbalik bagaikan bumi dan langit. Tuan rumah lagi punya ambisi besar buat merangkak naik ke zona Liga Champions demi mengembalikan kejayaan mereka di Eropa.
Sebaliknya, tim tamu justru datang dengan langkah gontai karena lagi terjepit di papan bawah dan dihantui ketakutan bakal terperosok ke jurang degradasi yang makin nyata di depan mata.
Liverpool saat ini nangkring di posisi keenam dengan raihan 48 poin dari 29 laga. Kemenangan di laga ini adalah harga mati buat pasukan Merseyside kalau mau tetap menjaga asa finish di empat besar. Sementara itu, kondisi Tottenham benar-benar lagi kritis karena mereka terdampar di peringkat ke-16 dengan 29 poin, cuma beda satu angka saja dari zona merah.
Duel di Anfield ini bakal jadi penentu apakah Liverpool bisa terus melaju atau justru Spurs yang sanggup menciptakan kejutan buat bertahan hidup di kasta tertinggi liga Inggris.
Krisis Pemain Bikin Tottenham Merana
Kabar buruk buat Gen yang mendukung tim asal London Utara, karena pelatih Igor Tudor sepertinya bakal pusing tujuh keliling. Tottenham datang ke markas Liverpool dengan kondisi skuad yang compang-camping akibat badai cedera dan hukuman kartu.
Nama-nama besar seperti James Maddison, Dejan Kulusevski, Mohammed Kudus, sampai bek andalan Micky van de Ven dipastikan bakal absen. Nggak cuma itu, pemain kunci lainnya seperti Rodrigo Bentancur dan Joao Palhinha juga harus menepi. Total ada sekitar 13 pemain yang terancam absen, bikin pilihan pemain di bangku cadangan jadi sangat terbatas.
Situasi ini jelas jadi makanan empuk buat Liverpool yang juga lagi butuh pelampiasan. Skuad asuhan The Reds baru saja menelan kekalahan pahit dari Galatasaray di ajang Liga Champions awal pekan kemarin. Jadi, laga melawan Spurs di kandang sendiri adalah momentum emas buat bangkit dan mengembalikan mental juara para pemain di depan ribuan Liverpudlian yang bakal memadati stadion.
Dominasi Sejarah yang Memihak Tuan Rumah
Kalau kita intip catatan sejarah pertemuan kedua tim, Liverpool memang punya rekor yang jauh lebih superior dibanding Tottenham. Dari total 188 kali duel kompetitif yang pernah terjadi, The Reds berhasil memenangkan 94 pertandingan.
Sementara itu, Spurs cuma bisa mengantongi 50 kemenangan, dan 44 laga sisanya berakhir imbang. Walaupun di awal abad ke-20 Tottenham sempat berjaya, tapi seiring berjalannya waktu, Liverpool benar-benar memegang kendali dominasi dalam pertemuan kedua klub besar ini.
Bahkan kalau melihat lima pertemuan terakhir, Liverpool masih sangat dominan dengan beberapa kali mencetak skor telak, termasuk kemenangan 5-1 dan 4-0 di tahun 2025 lalu. Di pertemuan pertama musim ini saja, Liverpool sudah sukses mencuri poin di kandang Spurs dengan skor 2-1 lewat gol Alexander Isak dan Hugo Ekitike. Dengan kondisi lawan yang lagi pincang begini, sepertinya dominasi Liverpool bakal terus berlanjut di Anfield malam nanti.