Agatha Chelsea Diterima S2 di Harvard dan NUS, Penyanyi Cantik Ini Borong Empat Beasiswa Kampus Top Dunia

Genvoice.id | 15 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Prestasi luar biasa kembali diukir oleh talenta muda Indonesia di kancah pendidikan internasional yang pastinya bikin kita semua geleng-geleng kepala karena takjub. Penyanyi sekaligus aktris berbakat, Agatha Chelsea, baru saja membagikan kabar yang sangat inspiratif melalui media sosialnya.

Di usianya yang baru menginjak 24 tahun, mantan penyanyi cilik ini membuktikan bahwa karier cemerlang di dunia hiburan nggak jadi penghalang buat meraih mimpi setinggi langit di bidang akademik. Nggak tanggung-tanggung, Chelsea berhasil menaklukkan empat universitas bergengsi di dunia sekaligus untuk melanjutkan studi jenjang magister atau S2.

Pencapaian ini tentu saja langsung memicu reaksi positif dan rasa bangga dari netizen, mengingat standar masuk ke kampus-kampus tersebut sangatlah ketat dan kompetitif.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 13 Maret 2026, bintang film Ada Cinta di SMA ini memamerkan surat penerimaan resmi dari empat institusi pendidikan kelas dunia. Daftar kampus yang berhasil ia tembus adalah Harvard Graduate School of Education, Teachers College di Columbia University, New York University Steinhardt, dan National University of Singapore (NUS).

Keberhasilan memborong letter of acceptance (LoA) dari kampus-kampus tersebut menunjukkan betapa seriusnya Chelsea dalam mempersiapkan masa depan pendidikannya.

Sebenarnya, keinginan buat lanjut kuliah sudah ada sejak ia menyelesaikan gelar sarjananya di University of Melbourne pada tahun 2022 lalu. Namun, Chelsea nggak mau buru-buru balik ke bangku sekolah. Ia memilih buat terjun ke dunia kerja terlebih dahulu demi memperkaya perspektif dan pengalamannya sebagai seorang profesional.

"Sejak menyelesaikan perjuangan saya, sebagian dari diri saya tahu saya ingin terus belajar. Tetapi setelah beberapa pertimbangan, saya memilih untuk tidak langsung kembali ke sekolah dan menghabiskan waktu bekerja," tulis Chelsea dalam unggahannya.

Keputusan buat bekerja dulu ternyata membuahkan hasil yang manis. Pengalaman itu membantunya menemukan passion yang lebih spesifik, yaitu menggabungkan dunia sains pembelajaran dengan media. Chelsea ingin memahami cara manusia belajar dan menuangkannya ke dalam bentuk hiburan atau cerita yang bisa membantu orang lain buat tumbuh dan berpikir lebih kritis.

"Ketika saya menemukan arah yang sekarang terasa sangat berarti bagi saya: jembatan pembelajaran sains dan media. Memahami bagaimana orang belajar, lalu menerjemahkan wawasan itu ke dalam dongeng dan hiburan yang membantu orang berpikir dan tumbuh. Kesadaran itu akhirnya membentuk program yang saya terapkan," ujarnya menjelaskan alasannya memilih jurusan tersebut.

Menariknya, saat proses pendaftaran, pelantun lagu Nyaman ini mengaku sempat merasa minder dan ragu. Ia sebenarnya sangat berharap bisa masuk ke universitas Ivy League seperti Harvard atau Columbia, tapi ia nggak mau berekspektasi terlalu tinggi. Itulah alasannya kenapa dia mendaftar ke empat tempat sekaligus sebagai cadangan.

Namun takdir berkata lain, ternyata semua universitas yang ia lamar justru menerimanya dengan tangan terbuka. Kini, Chelsea tinggal memilih kota dan kampus mana yang paling cocok buat babak baru dalam hidupnya.

Wah, bener-bener definisi beauty with brains ya Gen. Kira-kira Chelsea bakal pilih Harvard di Amerika atau NUS yang lebih dekat di Singapura ya? Kita tunggu saja kabar selanjutnya.