BYD Indonesia Buka Suara Soal Rumor Kehadiran Mobil Listrik Atto 2

Genvoice.id | 14 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - PT BYD Motor Indonesia akhirnya menanggapi rumor mengenai kehadiran mobil listrik baru yang disebut-sebut sebagai BYD Atto 2 di pasar Tanah Air. Spekulasi ini mencuat setelah kode kendaraan yang diduga kuat merujuk pada Atto 2 muncul di daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) milik Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta.

Dalam data tersebut, terdapat dua kode model: SC3E-ETD-1 (4x2) AT dengan NJKB Rp 281 juta dan SC3E-STD-1 (4x2) AT senilai Rp 245 juta. Meski belum ada konfirmasi resmi, publik menduga kedua kode itu mengarah pada Atto 2, SUV listrik kompak terbaru dari pabrikan otomotif asal Tiongkok tersebut.

Jika benar, kehadiran Atto 2 akan mengisi celah antara BYD Dolphin dan Atto 3. Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.675 mm, serta jarak sumbu roda 2.620 mm. Ukurannya sedikit lebih kecil dari Atto 3, namun tetap lebih besar dibanding Dolphin, memberikan opsi menarik di segmen SUV listrik kompak yang persaingannya semakin ketat di Indonesia.

Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, enggan memberikan jawaban pasti soal detail model tersebut. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam merencanakan peluncuran produk baru.

"Itu bagian dari strategi product planning kami. Saya belum bisa membuka informasi lebih jauh, tapi yang jelas ini pertanda kami akan menghadirkan lebih banyak produk baru di Indonesia," ungkap Luther saat ditemui di acara media test drive BYD Atto 1 di rute Semarang-Solo-Yogyakarta pada 13 Agustus 2025.

Saat ini, BYD Indonesia masih memusatkan perhatian pada pemasaran Atto 1, mobil listrik jenis small hatchback yang baru diluncurkan. Model ini dibanderol dengan harga mulai Rp 195 juta hingga Rp 235 juta, menjadikannya salah satu EV dengan harga paling kompetitif di segmennya.

"Untuk model baru tahun ini, fokus utama kami masih di Atto 1," tambah Luther.

BYD sendiri dikenal agresif dalam memperluas jajaran kendaraan listriknya secara global, termasuk di Asia Tenggara. Dengan meningkatnya minat konsumen terhadap EV dan dukungan pemerintah pada mobil ramah lingkungan, kehadiran Atto 2 di Indonesia dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi BYD di pasar otomotif nasional.

Jika rumor ini benar, konsumen Tanah Air tampaknya tak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat langsung SUV listrik kompak ini di dealer-dealer BYD.