Google Rekrut Tim Windsurf Rp39 Triliun, DeepMind Jadi Makin Ngeri!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Persaingan perusahaan teknologi dalam membangun kekuatan Artificial Intelligence (AI) makin brutal, Gen! Terbaru, Google bikin gebrakan gede dengan merekrut pakar AI dari startup Windsurf lewat kesepakatan fantastis senilai USD 2,4 miliar atau sekitar Rp39 triliun. Gak main-main, ini bukan cuma soal nyari karyawan baru, tapi strategi serius untuk jadi pemimpin di medan perang teknologi AI.
Salah satu otak di balik Windsurf, Varuan Mohan, yang juga jadi pendiri sekaligus CEO startup itu, resmi direkrut Google. Nantinya, Mohan dan timnya bakal memperkuat divisi AI Google yang bernama DeepMind - unit elite Google yang fokus riset dan pengembangan kecerdasan buatan.
Kata Google, mereka gak cuma senang dapet talenta jagoan kayak tim Windsurf, tapi juga ingin memaksimalkan proyek Gemini - teknologi AI mereka yang sedang dikembangkan buat bantu para developer software di seluruh dunia.
"Kami senang menyambut sejumlah talenta pengkodean AI terbaik dari tim Windsurf ke Google DeepMind untuk memajukan pekerjaan dalam pengkodean agen," kata juru bicara Google, dikutip dari CNBC Internasional.
Gak cuma dapat tim berbakat, Google juga pegang lisensi non-eksklusif dari teknologi Windsurf. Artinya, mereka bisa manfaatin inovasi dari startup tersebut tanpa menutup kemungkinan Windsurf kerja sama dengan pihak lain. Strategi yang licin banget!
Tapi Gen, Google bukan satu-satunya pemain di perang besar ini. April lalu, OpenAI juga sempat menjajaki akuisisi Windsurf dengan nilai lebih tinggi, sekitar USD 3 miliar (Rp48,7 triliun). Walau negosiasinya sempat berjalan dan katanya tinggal selangkah lagi, ternyata masa eksklusivitas mereka berakhir dan kesepakatan itu batal terealisasi.
Di sisi lain, Meta juga gak mau ketinggalan. Perusahaan milik Mark Zuckerberg ini kabarnya ngebidik karyawan OpenAI dengan gaji yang bikin geleng kepala. Bahkan mereka sampai membawa Alexandr Wang, pendiri ScaleAI, untuk memperkuat strategi mereka. Meta juga nyiapin dana investasi sebesar USD 14,3 miliar (Rp232,4 triliun) buat masuk lebih dalam ke ranah AI.
Jadi makin kelihatan ya, Gen, betapa seriusnya para raksasa teknologi ini dalam bertarung demi memegang kendali di masa depan AI. Dan kalau Google udah berani keluarin Rp39 triliun buat rekrut tim, bisa bayangin betapa mahalnya masa depan teknologi nanti!