Cerita Nirina Zubir Memerankan Ibu 70 Tahun dalam Film "Jangan Buang Ibu"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktris Nirina Zubir membagikan pengalamannya saat memerankan karakter seorang ibu lanjut usia dalam film drama keluarga berjudul "Jangan Buang Ibu". Film tersebut diperkenalkan kepada publik melalui acara jumpa pers yang digelar di Senayan City, Jakarta, pada 13 Maret 2026.
Film produksi LEO Pictures ini mengangkat kisah emosional mengenai hubungan antara ibu dan anak, sekaligus menghadirkan pesan tentang pentingnya kehadiran seorang ibu dalam kehidupan keluarga. Proyek tersebut disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan diproduseri oleh Agung Saputra, dengan Yasmin Napper turut terlibat sebagai executive producer.
Dalam acara tersebut, tim produksi dan para pemain berbagi cerita mengenai proses kreatif di balik pembuatan film. Produser Agung Saputra menjelaskan bahwa ide cerita lahir dari keinginannya menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Menurutnya, sosok ibu memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah keluarga. Ia ingin film ini menjadi pengingat bagi penonton tentang arti kehadiran seorang ibu yang sering kali dianggap biasa dalam kehidupan sehari-hari.
"Ibu adalah rumah bagi keluarganya. Lewat film ini kami ingin mengingatkan kembali bahwa peran ibu sangat besar dalam kehidupan kita, baik di masa lalu, masa sekarang, maupun masa depan," ujar Agung.
Dalam film "Jangan Buang Ibu", Nirina Zubir memerankan karakter bernama Ristiana, seorang ibu yang telah memasuki usia sekitar 70 tahun. Peran tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Nirina karena karakter yang dimainkan memiliki usia jauh lebih tua dibanding dirinya.
Ia mengaku sempat ragu ketika pertama kali menerima tawaran tersebut. Menurutnya, memerankan sosok ibu lanjut usia membutuhkan pendekatan emosional dan pemahaman karakter yang mendalam.
Nirina menjelaskan bahwa pengalaman hidup karakter Ristiana sangat berbeda dengan apa yang pernah ia alami secara pribadi. Hal itulah yang membuat proses pendalaman karakter menjadi tantangan sekaligus pengalaman baru dalam perjalanan karier aktingnya.
"Karakter ini adalah sesuatu yang belum pernah saya alami secara langsung, sehingga itu menjadi tantangan tersendiri bagi saya sebagai seorang aktris," kata Nirina.
Melalui cerita yang dihadirkan, "Jangan Buang Ibu" tidak hanya menawarkan drama keluarga yang menyentuh, tetapi juga mengajak penonton merenungkan kembali pentingnya hubungan antara anak dan orang tua. Film ini diharapkan mampu menyentuh emosi penonton serta mengingatkan bahwa peran seorang ibu sering kali menjadi fondasi utama dalam kehidupan keluarga.
Dengan tema yang dekat dengan realitas sosial, film ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman menonton yang emosional sekaligus memberikan pesan tentang rasa syukur terhadap sosok ibu dalam kehidupan sehari-hari.