Warga Cikande Harapkan Bantuan Pemerintah dalam Banjir yang Menimpa: "Sudah Berhari-hari Belum Ada Bantuan"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Banjir di Kabupaten Cikande, Serang berada pada skala yang lebih buruk mengingat genangan air berada pada ketinggian 2 meter, setelah warga telah mengeluhkan bencana ini dan meminta bantuan pemerintah.
Banjir yang menimpa pemukiman warga tepatnya di kawasan Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kabupaten Serang, Banten, ini diakibatkan oleh luapan sungai Cidurian pada Rabu, (14/1). Namun, banjir ini telah melanda warga dari hari Minggu, (11/1) silam. Dampak dari banjir yang sudah berhari-hari ini mengakibatkan kurang lebih 222 Kepala Keluarga (KK) yang terimbas kerugian.
Dilansir dariAntara,sejak pukul 11:35 WIB warga di RW/RT 03/05 mulai membawa dan menyelamatkan barang-barang berharga pentingnya dari rumah ke permukiman yang minim genangan banjir. Perjalanan warga yang terdampak ini juga turut mengharukan, pasalnya, mereka harus berjalan menggunakan perahu rakit yang terbuat dari susunan galon air hingga tong plastik.
"Yang terdampak banjir ini mencakup RT 04 sebanyak 17 KK, RT 05 sebanyak 62 KK. Namun untuk total keseluruhan yang terdampak sekarang ini 222 KK," ungkap Ketua RW 03 Fiktor Silaen di Tangerang, Rabu, (14/1).
Dirinya menegaskan bahwa saat kondisi ini terjadi, ratusan korban banjir membutuhkan bantuan logistik seperti sandang, pangan dan obat-obatan.
Paling dibutuhkan kebutuhan makanan, seperti mi instan, telur, dan lainnya. Paling utama dulu itu obat-obatan," katanya.
Ketua RW tersebut juga menjelaskan alasan kenapa kebutuhan makanan yang paling dibutuhkan, karena para korban telah terkena dampak dari banjir tersebut selama berhari-hari. Ia juga mengharapkan bantuan dari para pemerintah untuk segera turun langsung dan membantu dalam menangani bencana ini.
Masyarakat juga telah melakukan saling bantu sesama warga secara kolektif dan secara swadaya untuk membangun keperluan bencana seperti membuat tenda dan dapur darat untuk para pengungsi.
"Hingga saat ini belum ada sama sekali bantuan pemerintah. Kami berharap agar segera mengirim kebutuhan para korban banjir seperti bahan pokok," kata dia.