Sempat Diisukan Ribut, Bellingham Tegaskan Tak Pernah Ada Masalah dengan Xabi Alonso

Genvoice.id | 14 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Jude Bellingham membantah keras spekulasi yang menyebut dirinya memiliki hubungan buruk dengan Xabi Alonso sebelum pelatih asal Spanyol itu meninggalkan Real Madrid.

Gelandang timnas Inggris tersebut menilai rumor yang beredar tidak berdasar dan sengaja dibesar-besarkan.

"Sampai sekarang saya sudah terlalu sering membiarkan hal-hal seperti ini berlalu, dengan harapan kebenaran akan muncul pada waktunya. Namun, jujur saja, ini omong kosong," kata Bellingham dalam pernyataan yang dikutip jurnalis Fabrizio Romano, Rabu.

Bellingham juga mengkritik pihak-pihak yang terus menyebarkan kabar tanpa dasar kuat. Ia menyayangkan banyak orang yang mudah mempercayai informasi dari sumber yang tidak kredibel.

"Saya benar-benar merasa kasihan kepada orang-orang yang percaya pada setiap kata dari para badut dan 'sumber' mereka. Jangan percaya semua yang kalian baca. Sesekali mereka perlu dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan misinformasi yang merugikan demi klik dan sensasi," ujarnya.

Xabi Alonso sendiri baru menangani Real Madrid sejak musim panas 2025. Namun, kiprahnya di Santiago Bernabeu berakhir singkat setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol akhir pekan lalu. Manajemen klub kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru.

Sebelum pemecatan tersebut, tekanan terhadap Alonso sebenarnya sudah muncul sejak beberapa bulan sebelumnya. Hubungannya dengan para pemain kerap menjadi sorotan, terutama setelah laporan pada November lalu menyebut adanya ketidakpuasan di ruang ganti terhadap metode kepelatihannya.

Nama Bellingham turut disebut-sebut dalam rumor tersebut. Ia dikabarkan tidak sepenuhnya nyaman dengan peran yang diberikan Alonso dan disebut lebih menyukai gaya bermain yang ia jalani di era Carlo Ancelotti.

Namun, isu itu telah dibantah Bellingham sejak Desember lalu, tepatnya setelah kekalahan Real Madrid dari Manchester City di Liga Champions. Saat itu, ia menegaskan hubungannya dengan Alonso berjalan baik dan menyebut sang pelatih mendapat dukungan dari para pemain.

Spekulasi kembali menguat setelah Alonso resmi dipecat, dengan dugaan bahwa relasi dengan pemain menjadi faktor utama keputusan manajemen. Bellingham kembali angkat bicara untuk meluruskan kabar tersebut, terlebih di tengah rumor yang mengaitkannya dengan Liverpool.

Tak lama setelah kepergian Alonso, Bellingham juga menyampaikan pesan perpisahan melalui media sosial. Ia mengucapkan terima kasih atas kontribusi sang pelatih selama menangani Real Madrid.

"Terima kasih, Mister. Merupakan sebuah kehormatan. Semoga sukses untuk masa depan," tulis Bellingham melalui Instagram Story.