Gagal Ulangi Emas, Nasib Ganda Campuran Indonesia Terhenti di Tuan Rumah
JAKARTA, GENVOICE.ID - Langkah sektor ganda campuran tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025 harus berakhir lebih cepat.
Setelah sukses mempersembahkan medali emas pada edisi sebelumnya, kali ini Indonesia gagal mempertahankan prestasi tersebut dan harus puas membawa pulang perunggu.
Hasil itu dipastikan usai pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu takluk dari ganda tuan rumah Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, pada babak semifinal. Bertanding di Thammasat University Rangsit Campus, Bangkok, Sabtu, Jafar/Felisha menyerah dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 15-21.
Kekalahan ini membuat Jafar/Felisha otomatis mengantongi medali perunggu, sekaligus menjadi perunggu ketiga yang diraih tim bulu tangkis Indonesia pada hari yang sama. Meski hasilnya belum sesuai harapan, Jafar mengaku banyak pelajaran berharga yang ia dapat dari pertandingan tersebut.
Menurutnya, duel melawan Dechapol/Supissara yang tampil solid sejak awal hingga akhir pertandingan menjadi pengalaman penting, terutama sebagai bekal menuju World Tour Finals pekan depan. Ia menilai level persaingan di turnamen elite tersebut tidak akan jauh berbeda.
Felisha pun mengakui permainan mereka sebenarnya masih bisa ditingkatkan. Ia menilai kesalahan-kesalahan sendiri menjadi faktor utama yang membuat mereka kehilangan banyak poin dan memberi keuntungan bagi lawan.
Bagi Jafar, SEA Games 2025 tetap menjadi pengalaman berharga karena menjadi debutnya di ajang multievent. Meski demikian, ia tak menampik rasa kecewa karena gagal mengulang pencapaian emas yang diraih sektor ganda campuran Indonesia dua tahun lalu. Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang belum maksimal.
Felisha menambahkan bahwa ajang ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju World Tour Finals 2025 yang akan digelar di penghujung Desember. Dengan waktu yang terbatas, ia menyebut fokus utama mereka adalah memperbaiki pola permainan dan set play, bukan lagi menambah kekuatan fisik.
SEA Games kali ini memang belum berpihak pada ganda campuran Indonesia. Namun dari Bangkok, Jafar dan Felisha membawa pulang pengalaman, evaluasi, dan tekad untuk tampil lebih matang di panggung dunia berikutnya.