MotoGP Resmi Perpanjang Kontrak Thailand hingga 2031
JAKARTA, Genvoice.id - MotoGP resmi memperpanjang kontrak penyelenggaraan Grand Prix Thailand hingga tahun 2031. Keputusan ini diumumkan oleh Dorna Sports selaku promotor MotoGP bersama Sports Authority of Thailand (SAT), memastikan ajang balap motor terbesar dunia itu tetap digelar di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, selama enam musim ke depan.
Sebelumnya, kontrak antara Thailand dan Dorna hanya berlaku sampai 2027. Namun, tingginya antusiasme penonton dan kontribusi ekonomi yang besar membuat kedua pihak sepakat memperpanjang kerja sama hingga 2031.
Pemerintah Thailand melalui kabinetnya telah menyetujui anggaran sebesar 3,9 miliar baht (sekitar Rp1,7 triliun) untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP selama lima tahun tambahan. Dana itu akan digunakan untuk membiayai operasional, promosi, dan peningkatan fasilitas di sirkuit Buriram.
"Thailand adalah salah satu negara dengan basis penggemar MotoGP terbesar di dunia. Kami senang bisa melanjutkan kemitraan ini hingga 2031," ujar Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports, seperti yang dikutip dari laman MotoGP.
Sejak pertama kali masuk kalender MotoGP pada 2018, GP Thailand selalu menjadi salah satu seri dengan jumlah penonton tertinggi. Tahun 2024 lalu, total lebih dari 270 ribu penonton hadir selama akhir pekan balapan.
Selain sukses dari sisi penonton, kehadiran MotoGP di Thailand juga mendongkrak ekonomi lokal. Menurut data SAT, perhelatan GP Thailand berkontribusi lebih dari 3 miliar baht setiap tahunnya bagi sektor pariwisata, transportasi, dan perhotelan.
Dengan perpanjangan kontrak ini, Chang International Circuit dipastikan tetap menjadi salah satu seri penting di kawasan Asia Tenggara. Sirkuit sepanjang 4,6 kilometer itu dikenal sebagai lintasan cepat dengan trek lurus panjang dan tikungan teknis yang menantang.
Thailand kini bergabung dengan Jepang, Malaysia, dan Indonesia sebagai negara Asia yang mengamankan kontrak jangka panjang bersama MotoGP. Ajang ini juga memperkuat posisi Asia sebagai pasar utama industri balap motor dunia.