Ribut dengan Awkarin Cuma Gimmick? Aa Juju Buka Suara soal DM hingga Isu Somasi

Genvoice.id | 13 Oct 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Perseteruan influencer Aa Juju dengan selebgram Awkarin atau Karin Novilda semakin ramai diperbincangkan di media sosial. Konflik keduanya menjadi perhatian setelah muncul pembahasan mengenai dugaan penghinaan, perbedaan pandangan soal isu sosial, hingga kemungkinan langkah hukum berupa somasi.

Perbincangan ini juga memunculkan pertanyaan dari warganet mengenai apakah perseteruan tersebut benar-benar terjadi atau hanya strategi untuk menarik perhatian publik. Aa Juju pun memberikan tanggapan ketika ditanya soal dugaan bahwa konfliknya dengan Awkarin hanyalah gimmick.

Aa Juju Bantah Konflik dengan Awkarin Cuma Gimmick

Aa Juju menegaskan bahwa menurut versinya, perseteruan tersebut bukanlah sesuatu yang sengaja dibuat untuk kepentingan konten. Ia mengaku telah mengirimkan pesan langsung atau direct message (DM) kepada Awkarin, tetapi merasa persoalan itu justru dibawa ke ruang publik oleh pihak yang bersangkutan.

"kagak anjerrr wkwk gw dm, dia yg up ke public 🤗🤗 lagian mana ada yg berani sama dia sih wkwk," tulis Aa Juju.

Pernyataan tersebut kemudian menambah ramai pembahasan mengenai hubungan keduanya di media sosial. Meski begitu, komentar tersebut merupakan penjelasan dari sisi Aa Juju dan belum cukup untuk memastikan keseluruhan kronologi komunikasi pribadi mereka.

Perseteruan Berawal dari Perbedaan Pandangan soal Isu Sosial?

Konflik Aa Juju dan Awkarin disebut bermula dari perbedaan pandangan mengenai cara menggunakan media sosial untuk membicarakan persoalan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimantan. Isu lingkungan tersebut menjadi salah satu konteks yang membuat perdebatan keduanya semakin meluas.

Di tengah pembahasan itu, muncul pula dugaan bahwa Aa Juju menyampaikan komentar bernada merendahkan terhadap Awkarin. Salah satu istilah yang ramai dibicarakan adalah sebutan "ani-ani tua", disertai komentar mengenai latar belakang Awkarin dan sikapnya terhadap persoalan sosial.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan di kalangan warganet. Namun, konteks lengkap dari pernyataan yang dipersoalkan tetap penting untuk diperiksa agar publik tidak menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan unggahan atau komentar yang beredar.

Awkarin Beri Respons Keras

Awkarin turut memberikan respons terhadap kritik yang ditujukan kepadanya. Ia membantah anggapan bahwa dirinya tidak peduli terhadap persoalan yang terjadi di Indonesia dan mempertanyakan cara kritik tersebut disampaikan.

Respons Awkarin membuat perdebatan keduanya semakin menjadi perhatian pengguna media sosial. Perbedaan pendapat yang awalnya berkaitan dengan isu sosial kemudian berkembang menjadi persoalan personal yang melibatkan pernyataan masing-masing pihak.

Situasi tersebut juga memperlihatkan bagaimana perdebatan di media sosial dapat berkembang cepat ketika melibatkan figur publik dengan pengikut yang besar. Setiap unggahan dan tanggapan berpotensi memancing komentar baru, terutama ketika persoalan yang dibahas menyangkut reputasi serta sikap seseorang terhadap isu tertentu.

Awkarin Pertimbangkan Somasi?

Perseteruan ini semakin menarik perhatian setelah Awkarin memperlihatkan percakapan dengan pihak penasihat hukum mengenai kemungkinan melayangkan somasi. Dalam percakapan tersebut, pihak penasihat hukum meminta kronologi kejadian beserta dokumen pendukung untuk mempelajari persoalan yang dipermasalahkan.

Langkah tersebut mengindikasikan bahwa Awkarin sedang mempertimbangkan respons melalui jalur hukum terhadap dugaan penyampaian informasi yang dianggap bermasalah. Meski demikian, belum dapat dipastikan bahwa somasi tersebut telah resmi dikirimkan kepada Aa Juju.

Kemungkinan langkah hukum ini membuat konflik keduanya tidak lagi sekadar menjadi perdebatan di media sosial. Apabila proses tersebut benar-benar berlanjut, kronologi, bukti komunikasi, serta pernyataan dari kedua belah pihak akan menjadi bagian penting untuk memahami duduk persoalannya.

Benarkah Konflik Aa Juju dan Awkarin Hanya Gimmick?

Bantahan Aa Juju terhadap dugaan gimmick menambah babak baru dalam perseteruannya dengan Awkarin. Pernyataannya mengenai DM yang disebut dibawa ke ruang publik juga memunculkan beragam reaksi dari warganet.

Namun, anggapan bahwa konflik tersebut merupakan gimmick maupun perseteruan yang sepenuhnya berlangsung seperti yang diceritakan salah satu pihak belum bisa dipastikan hanya dari unggahan media sosial. Publik masih perlu melihat penjelasan lengkap dari kedua belah pihak serta perkembangan terbaru mengenai dugaan somasi.

Untuk saat ini, perseteruan Aa Juju dan Awkarin masih menjadi perbincangan di dunia maya. Apakah konflik tersebut akan berakhir melalui klarifikasi atau berlanjut ke jalur hukum, perkembangannya masih perlu ditunggu.