Rizky Ridho Minta Maaf Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026: "Belum Bisa Wujudkan Mimpi Kalian Semua"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, perjuangan panjang timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 akhirnya harus berakhir dengan hasil yang belum sesuai harapan. Bek tangguh Rizky Ridho pun menyampaikan permintaan maaf terbuka setelah tim Garuda dipastikan gagal melangkah lebih jauh di ajang ini.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pemain Persija Jakarta itu menulis pesan menyentuh untuk seluruh pendukung timnas.
"Terima kasih atas doa dan dukungan yang selalu diberikan kapan pun dan di mana pun. Mohon maaf, kami belum bisa mewujudkan mimpi kalian semua," tulis Ridho, Senin (13/10).
Ucapan itu muncul setelah kekalahan 0-1 dari Irak dalam laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah. Hasil tersebut membuat Indonesia menutup babak ini di posisi buncit tanpa satu pun kemenangan. Dua tim teratas di grup, Irak dan Arab Saudi, masing-masing mengantongi tiga poin dan melaju ke tahap selanjutnya.
Ridho yang kini berusia 23 tahun tampil sebagai starter di pertandingan tersebut. Ia berduet dengan Jay Idzes di jantung pertahanan dalam formasi 4-2-3-1 - formasi yang sedikit berbeda karena biasanya Indonesia menggunakan tiga bek. Meski bermain solid, Garuda tetap belum mampu membalas gol tunggal Irak.
Kepada publik, Ridho tak bisa menutupi rasa kecewanya. "Perjalanan yang sangat panjang ini harus berhenti, tidak sesuai dengan harapan dan mimpi kita semua," katanya.
Sejak awal kualifikasi pada Oktober 2023, Ridho termasuk pemain paling konsisten di skuad Garuda. Dari 20 laga kualifikasi, ia hanya absen dua kali - saat Indonesia kalah 0-6 dari Jepang di putaran ketiga dan ketika menghadapi Arab Saudi di awal putaran keempat. Selebihnya, ia selalu jadi pilihan utama pelatih.
Bahkan, di babak pertama kualifikasi melawan Brunei Darussalam, Ridho sempat mencetak dua gol dari total agregat 12-0 yang membawa Indonesia melaju ke babak berikutnya.
"Sampai di titik ini tidaklah mudah, tetapi kami selalu berusaha memberikan semuanya untuk negara ini," tambahnya.
Meskipun langkah Garuda harus terhenti, perjuangan Rizky Ridho dan rekan-rekannya tetap meninggalkan kesan mendalam bagi publik sepak bola Tanah Air. Dukungan dan rasa bangga dari suporter di seluruh Indonesia menjadi bukti bahwa semangat tim ini belum padam - dan mungkin, mimpi tampil di Piala Dunia hanyalah tertunda, bukan berakhir.