Motif Ammar Zoni Edarkan Narkoba di Rutan Bikin Gagal Paham, Sahabat Ungkap Aset Rp 500 Juta Telah Terjual

Genvoice.id | 13 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus dugaan peredaran narkoba yang kembali menjerat aktor Ammar Zoni di Rutan Salemba memunculkan tanda tanya besar mengenai motif di baliknya.

Sahabat dekat Ammar Zoni, Christopher, menyatakan kebingungannya atas tindak pidana tersebut, bahkan menilai alasan ekonomi yang mungkin melatarinya sangat tidak masuk akal.

Christopher mengungkapkan bahwa ia telah membantu menjual sejumlah aset penting milik Ammar Zoni, termasuk mobil dan akun media sosial, dengan total nilai mencapai lebih dari Rp 500 juta.

Dana ratusan juta tersebut, menurutnya, seharusnya sudah menjadi bekal yang cukup untuk kebutuhan hidup dan modal Ammar Zoni setelah keluar dari tahanan.

Fakta bahwa Ammar Zoni masih memiliki pegangan finansial yang memadai membuat Christopher merasa sangat kecewa dan sulit memahami mengapa sang aktor justru memilih kembali ke jurang narkoba dan diduga menjadi pengedar di dalam penjara.

Christopher menegaskan, proses penjualan aset dilakukan secara transparan dan semua hasil penjualannya sudah diserahkan ke pihak keluarga Ammar Zoni, yaitu Aditya Zoni.

Dengan effort dan dana yang sudah disiapkan, Ammar Zoni seharusnya punya kesempatan untuk memulai hidup baru. Namun, kenyataan pahitnya, Ammar malah tertangkap karena diduga menjual narkoba di dalam penjara.

Ini jelas menimbulkan masalah besar dan kekecewaan mendalam bagi Christopher. Padahal, ekspektasi Christopher adalah Ammar bisa fokus healing dan menyambut kebebasan, bukan malah jadi terjerat kasus yang sama lagi.

"Ini malah dagang narkoba, jadi saya kecewa," tutupnya.

Intinya, suasana Ammar Zoni kali ini benar-bena negatif! Ketika support system sudah all-out, keputusan Ammar kembali ke lubang hitam narkoba dengan motif yang tidak jelas bikin kita semua hanya bisa terheran dan berharap ada solusi nyata dari masalah ini, Gen.