Zak Brown Pastikan F1 Tetap Jadi Fokus Utama McLaren Racing Meski Incar Triple Crown

Genvoice.id | 13 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - CEO McLaren Racing, Zak Brown, menegaskan bahwa Formula 1 akan selalu menjadi fokus utama tim, meski mereka juga mengejar prestasi di ajang balap lain seperti IndyCar dan Kejuaraan Ketahanan Dunia (WEC). McLaren kini bersaing di empat kejuaraan berbeda: F1, IndyCar, Formula E, dan mulai 2027 akan ikut berkompetisi di WEC, termasuk balapan legendaris 24 Hours of Le Mans.

Musim 2025 berjalan impresif bagi tim asal Woking itu. Di Formula 1, McLaren memimpin klasemen konstruktor dengan 299 poin sebelum jeda musim panas, berkat performa solid duet Oscar Piastri dan Lando Norris. Sementara di IndyCar, Pato O'Ward berada di posisi kedua klasemen pembalap, menjaga peluang merebut gelar.

Dalam wawancara di program How Leaders Lead with David Novak, Brown menjelaskan bahwa meski tim memiliki berbagai divisi balap, pusat perhatian tetap di F1. "Jelas, pusat dari alam semesta kita adalah Formula 1 dan akan selalu demikian," kata Brown. Ia menambahkan bahwa kehadiran di Amerika Utara menjadi strategi penting untuk memperluas basis penggemar dan mitra korporat, di samping berkompetisi dengan rival F1.

Alasan serupa juga mendorong McLaren terjun ke WEC. "24 Hours of Le Mans adalah tempat semua produsen mobil sport berkompetisi. Anda bisa melihat para pesaing kami: Ferrari, Lamborghini, Aston Martin, Porsche. Ini adalah ajang yang alami bagi kami untuk berkolaborasi dengan bisnis otomotif kami," jelas Brown.

Ambisi besar McLaren tak berhenti di situ. Brown ingin timnya kembali meraih triple crown, yaitu kemenangan di Indy 500, 24 Hours of Le Mans, dan F1 GP Monako. "Kami adalah satu-satunya tim yang pernah memenangkannya, tetapi itu di era berbeda dari merek kami. Kini, kami ingin mencapainya lagi di era modern," ujarnya.

Brown menekankan bahwa McLaren adalah satu-satunya tim di dunia yang berkompetisi di tiga ajang balap terbesar secara bersamaan. Menurutnya, hal ini memberikan peluang luas untuk menjangkau berbagai pasar, memanfaatkan teknologi lintas disiplin, dan menarik minat sponsor global.

Dengan strategi ini, McLaren berupaya menjaga dominasi di F1 sambil memperluas pengaruh di panggung balap internasional. Target triple crown menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk menunjukkan bahwa mereka mampu berjaya di berbagai arena motorsport.